Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Akhirnya Pakai VAR, Begini Penerapannya di Homebase Sementara Arema FC

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Kamis, 4 Juli 2024 | 21:30 WIB
TEKNOLOGI BARU: Wasit Heru Cahyono melihat layar VAR  meninjau ulang pelanggaran yang terjadi di laga Bali United VS  Persib Bandung bulan Mei lalu.
TEKNOLOGI BARU: Wasit Heru Cahyono melihat layar VAR meninjau ulang pelanggaran yang terjadi di laga Bali United VS Persib Bandung bulan Mei lalu.

MALANG KOTA - Klub yang bisa memanfaatkan video assistant referee (VAR) pada pertandingan musim 2024/2025 nanti tidak hanya yang punya kandang tetap. 

Kesebelasan yang menggunakan homebase sementara seperti Arema FC juga bisa memanfaatkan teknologi itu. 

Sebagai informasi pada Liga 1 nanti Singo Edan masih belum bisa menggunakan Stadion Kanjuruhan. 

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjelaskan, pada Liga 1 2024/2025 semua pertandingan wajib menggunakan VAR. 

Itu merupakan salah satu bagian dari percepatan pengembangan sepak bola nasional. 

”Karena itu, baik tim punya kandang tetap dan sementara wajib menerapkan teknologi itu,” paparnya. 

Baca Juga: Revolusi Taktik, Arema FC Bangun Pondasi Permainan Agresif

Menurutnya sejak musim lalu panpel pertandingan Arema FC sudah melakukan persiapan untuk pemanfaatan VAR. 

Mulai mendapat sosialisasi terkait teknologi, penggunaan alat, sampai bagaimana keamanannya. 

Dalam hal itu pihak Singo Edan mengirim beberapa orang untuk mengikuti workshop. 

Ke depan, pemain dan pelatih yang giliran mendapat sosialisasi terkait VAR.

Pria kerap disapa Inal itu mengatakan, program tersebut akan diberikan sebelum kompetisi bergulir. 

Sebelumnya operator kompetisi melakukan aktivitas itu bersama empat tim yang lolos babak champions series. 

VAR di kandang Arema FC nanti mirip dengan yang digunakan saat laga Bali United melawan Persib Bandung pada babak championship series bulan Mei lalu. 

Ruang kontrolnya tidak berada di dalam stadion. 

Namun, terletak di kendaraan roda empat berwujud campervan. 

”Karena belum ada ruang kontrol khusus dan permanen untuk VAR akhirnya menggunakan alat itu. Tapi, kamera tetap diletakkan di penjuru stadion,” kata bapak dua anak itu. 

Dia menyampaikan ruang kontrol VAR model itu jumlahnya ada 15 unit. 

Lantas, bagaimana Arema FC melihat penerapan VAR pada kompetisi nanti?

Inal menyebut elemen tim sangat menggunakan penggunaan teknologi itu. 

Baca Juga: Utam Rusdiana Kembali Berlatih dengan Tim Arema FC

Ada dua alasannya. 

Pertama membuat sepak bola nasional lebih kompetitif. 

Kedua tambahan teknologi bisa membantu pengadil lapangan dalam mengambil keputusan. 

”Kami siap dengan teknologi itu,” katanya. (gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#VAR (video assistant referee) #homebase arema fc