MOCHAMAD Shulton Fajar akhirnya diresmikan klub sebagai bagian skuad Singo Edan pada kompetisi musim 2023/2024 nanti.
Kemarin dia diikat klub dengan durasi kontrak satu musim dengan opsi perpanjangan.
Berkostum Arema FC pada BRI Liga 1 nanti menjadi hal spesial untuk mantan pemain Persis Solo itu.
Itu karena, sebelum bergabung dia harus mengikuti trial sejak 24 Juni lalu
sampai 2 Juli. Selama program itu, banyak aspek dari pemain berusia 30 tahun itu dipantau tim pelatih.
Mulai fisik, taktikal, sampai psikis.
Baca Juga: Revolusi Taktik, Arema FC Bangun Pondasi Permainan Agresif
Berkostum Arema FC juga membuat dia akhirnya pulang kampung.
Ya, sebagai Arek Malang asli karier sepak bola Shulton lebih banyak dihabiskan di luar Bumi Arema.
Dia merantau ke sejumlah klub Jawa Tengah dan Jogjakarta.
Di antaranya Persis Solo dan PSIM Jogjakarta.
Laskar Sambernyawa-julukan Persis-menjadi paling lama dia perkuat.
Mulai musim 2018/2019 sampai 2023/2024 lalu.
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro menjelaskan, bergabungnya Shulton bukan karena dia pemain asli daerah.
Menurutnya tim pelatih merekomendasikannya bergabung karena kemampuannya. ”Sebagai gelandang dia bisa memainkan permainan yang seperti tim inginkan,” ucapnya.
Dia menjelaskan tim pelatih ingin pemain tengah bisa bermain baik saat dengan bola dan tanpa bola.
Baca Juga: Klub Sepak Bola Arema FC Raih Club Licensing, Apa Dampaknya Bagi Tim?
Lalu mempunyai karakter yang kuat.
Itu karena, musim depan Singo Edan mengusung permainan yang agresif. (gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana