BERHATI-HATI: Para penggawa Arema FC melahap menu latihan fisik di Stadion Gajayana Kota Malang kemarin.
Pantau Performa Penggawa Lokal di Latihan
MALANG KOTA - Langkah berhati-hati merekrut pemain baru tidak sekadar dilakukan manajemen Arema FC.
Pelatih Kepala Singo Edan Joel Cornelli juga menerapkan skema itu.
Kebebasan mendatangkan penggawa baru dari direksi klub tidak ingin digunakannya sembarangan.
Joel menjelaskan, mengutamakan efektivitas dalam mendatangkan tambahan penggawa anyar.
Itu karena, tujuan utama merekrut pemain untuk meningkatkan performa tim di kompetisi.
”Terpenting, tim ini mengalami kemajuan dengan hadirnya pemain baru,” kata mantan pelatih Al Riyadh FC itu kemarin.
Karena itu Joel memilih memantau penggawa yang ada di tim saat ini. Khususnya nama-nama lokal.
Dia melakukan itu dengan dua tujuan.
Baca Juga: Widodo Cahyono Putra Resmi Jadi Pelatih Arema FC, Begini Skema Selamatkan Singo Edan dari Degradasi
Pertama mengenal karakter masing-masing pemain.
Kedua menginventarisir kebutuhan tim.
Menurutnya empat hari melatih tim tidak cukup mengenal elemen tim.
Dirinya membutuhkan lebih banyak waktu untuk melakukannya.
Pelatih berusia 57 tahun itu percaya Jayus Hariono dkk juga terus melakukan penyesuaian dengan program latihan yang diberikannya.
Joel yakin dengan kondisi itu, karena merasa gaya melatihnya berbeda dengan pelatih sebelumnya.
Pada tahun ini dirinya juga perdana menjadi nakhoda tim dan berkarier kompetisi tanah air.
”Jadi saya akan melihat dulu bagaimana performa pemain. Saat tim membutuhkan penguatan akan mendatang pemain baru,” ucapnya.
Menurutnya sekarang belum bisa dilihat kebutuhan tim di sektor apa.
Itu karena tim belum melakukan pertandingan kompetitif.
Joel mengatakan pertandingan menjadi tolak ukur performa karena saat bermain para pemain dan tim terlihat bagaimana kondisi aslinya.
Contohnya terkait chemistry.
Sedangkan saat internal game antar penggawa tim pasti terlihat kompak karena melawan orang di klub sendiri.
Berbeda dengan melawan tim lain, penggawa tim akan merasakan situasi dan tekanan yang lebih intens.
Baca Juga: Arema FC Sabar Tunggu Legiun Asing Klop
Alhasil, mendorong pemain untuk bekerja lebih keras.
Karena itu dalam pekan ini dia berencana menggelar laga uji coba melawan tim lokal.
Meski berhati-hati dalam hal perekrutan pemain, namun Joel mengatakan sudah mempunyai gambaran terkait skuad musim depan.
Menurutnya 35 pemain cukup ideal untuk tim.
Itu karena, Arema FC akan menjalani kompetisi panjang.
”Kami butuh banyak pemain sebagai antisipasi banyak hal. Mulai cedera,
sanksi sampai panggilan Timnas Indonesia,” paparnya.
Arema FC saat ini tercatat mempunyai 27 pemain.
Perinciannya 22 penggawa lokal dan lima legiun asing.
Saat ini total ada tiga pemain yang tengah menjalani trial bersama Singo Edan.
Di tempat terpisah, Manajer Arema FC Wiebie Dwi Andriyas mengatakan mendukung langkah yang diambil Joel Cornelli.
Menurutnya saat ini tim tidak boleh membeli pemain dengan sembarangan.
”Kami harus belajar dari musim lalu. Sekarang yang menjadi perhatian kualitas. Bukan kuantitas,” ucapnya.
Baca Juga: Revolusi Taktik, Arema FC Bangun Pondasi Permainan Agresif
Owner NZR Grup itu percaya kompetisi musim depan bakal lebih kompetitif.
Itu karena, masing-masing tim Liga 1 berusaha memperkuat tim sekarang.
Tujuannya supaya tidak turun kasta dan tembus lima besar.
Lebih lanjut, dia melihat komposisi tim sekarang positif untuk kompetisi.
”Yang perlu diperhatikan bagaimana bermain kompak dan spartan untuk mendapat hasil maksimal,” ucapnya. (gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana