Dalam mempersiapkan atlet untuk Porprov Jawa Timur 2025 nanti Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Malang tidak sekadar manfaatkan program latihan tradisional.
Cabang olahraga itu berencana mengandalkan sport science.
Mereka menggunakan metode modern dengan tujuan maksimal dalam meningkatkan performa atlet.
Ketua Umum PJSI Kota Malang Ari wibowo Kurniawan mengatakan, sport science merupakan upaya menganalisis olahraga secara sistematis dan terstruktur.
Karena itu, perlu melalui sebuah proses penelitian ilmiah.
”Kami gandeng Universitas Negeri Malang untuk melakukan itu,” jelas mantan atlet judo tersebut.
PJSI Kota Malang akan fokus pada bidang biomekanik.
Aspek itu salah satu bagian sport science yang mengukur dan menganalisis gerakan para atlet saat sedang menjalani aktivitas olahraga seperti latihan dan pertandingan.
Terdapat lima aspek yang akan mereka ukur nantinya.
Di antaranya kekuatan, kelincahan, keseimbangan, kecepatan, dan daya tahan.
”Semua nanti ada instrumennya masing-masing,” ungkap dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan UM itu.
Menurut Ari, pengukuran kondisi para atlet menggunakan sport science akan sangat berguna.
Karena jika ada aspek yang masih kurang pada seorang atlet akan diketahui lebih detail.
Mereka berniat menyusun program khusus untuk atlet bisa memperbaiki kekurangannya di Puslatkot.
”Manfaatnya supaya kemampuan mereka semakin lengkap nanti,” jelasnya. (rb1/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana