Joel Cornelli Maksimalkan Persiapan sebelum Turnamen
MALANG KOTA- Berpeluang satu grup dengan Bali United, Persija Jakarta, dan Madura United pada Piala Presiden 2024 nanti rupanya tidak membuat Joel Cornelli khawatir.
Juru taktik asal Brazil itu mengklaim sudah mengetahui bagaimana kekuatan masing-masing calon lawan.
Dia yakin informasi terkait tiga lawan Singo Edan tersebut akan menjadi modal penting tim.
Menurutnya, tim pelatih menganalisis kekuatan Persija, Madura United, dan Bali United dengan melihat lima laga terakhir ketiga tim itu.
Baik itu saat melawan Arema FC dan tim yang lain.
Lalu memantau perkembangan lawan saat pramusim.
Joel menjabarkan satu keuntungan dengan memetakan calon lawan di Piala Presiden adalah tim akan punya antisipasi kelebihan lawan.
Lalu, bisa mengukur skema permainan seperti apa yang efektif digunakan saat melawan tiga tim tadi.
”Yang tidak kalah penting, kami juga mengetahui jika berada di grup yang berat nanti,” paparnya.
Berangkat dari itu, dia dan elemen tim akan berupaya memaksimalkan persiapan sebelum Piala Presiden 2024 nanti.
Waktu sepekan akan dioptimalkan dengan berbagai program pengembangan tim dan individu.
Seperti meningkatkan fisik, skema permainan, sampai aspek teknis individu pemain.
Fokus ke aspek-aspek itu karena di uji coba terakhir melawan NZR Sumbersari pada 6 Juli lalu, tim belum maksimal dalam tactical.
Jayus Harino dkk masih sering terlambat saat melakukan transisi bertahan.
”Beberapa pemain masih belum maksimal saat menutup gerak lawan,” katanya.
Akibat itu masih kerap meninggalkan celah kosong.
Berdasar pengalamannya, kekurangan seperti itu bisa menjadi petaka saat dibawa ke pertandingan yang level laganya lebih tinggi.
Alasannya tim-tim Liga 1 mempunyai kemampuan membangun serangan dan memanfaatkan peluang yang lebih baik.
Berangkat dari itu, Arema FC berencana menggelar laga uji coba pada 13 Juli nanti.
Mereka akan melawan tim promosi PSBS Biak.
Klub berjuluk Badai Pasifik itu diharapkannya menghadirkan laga yang kompetitif.
Mantan pelatih Al Riyadh FC melihat, tim membutuhkan lawan yang lebih kuat saat ini.
Tujuannya supaya para pemain mendapat atmosfer laga yang bagus.
”Sebetulnya kami menginginkan dua laga uji coba dengan sesama tim Liga 1 sebelum Piala Presiden untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain,” paparnya.
Dia juga ingin mengukur bagaimana hasil program latihan di Malang dan Bali yang mulai kemarin.
Di tempat terpisah, penggawa muda Arema FC Achmad Maulana Syarif melihat penting untuk memetakan ke kekuatan lawan.
Itu karena, calon lawan tim di Piala Presiden kuat.
”Seperti kami, Bali United, Madura United, dan Persija Jakarta terus berbenah saat ini,” Katanya
Menurutnya informasi kekuatan lawan membuat para pemain lebih adaptif.
Artinya punya antisipasi saat situasi di lapangan berubah cepat.
”Mengetahui kekurangan dan kelebihan lawan membuat tim lebih percaya diri,” ucap mantan pemain Persija Jakarta itu. (rb1/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana