BALI- Langsung menjadi pencetak gol terbanyak Arema FC pada musim perdana berkarier di BRI Liga 1 tidak membuat Charles Lokolingoy puas.
Pemain asal Australia itu ingin melanjutkan capaian positif itu pada kompetisi musim 2024/2025 nanti.
Dia ingin menjadi sumber gol tim lagi karena bisa membantu tim menang.
Berdasar catatan statistik wartawan koran ini, musim lalu gol Lokolingoy memang kerap membantu tim menang.
Dari total 10 gol yang dia buat, enam di antaranya membantu Singo Edan mendapat tiga poin.
Salah satunya saat melawan PSM Makassar pada 25 April yang lalu.
”Targetnya mau memberi lebih banyak assist dan gol untuk tim. Semoga bisa menjadi top Liga 1 juga,” papar mantan pemain Sydney FC tersebut.
Menurutnya keberanian membidik capaian lebih bagus karena sudah beradaptasi dengan kompetisi.
Lalu tim pelatih berencana kembali memainkan dirinya di ujung tombak.
Posisi tersebut menjadi tempat favorit dirinya bermain.
Lokolingoy lebih banyak menciptakan gol saat tampil sebagai penyerang tengah dibandingkan winger.
Total delapan gol dia buat saat bermain di posisi tersebut pada musim 2023/2024 lalu.
Selain faktor itu, Lokolingoy merasa Singo Edan musim nanti bakal tampil lebih baik.
Dia mempunyai keyakinan itu karena seusai menjalani laga terakhir BRI Liga 1 lalu semua elemen tim punya tekad untuk tampil lebih baik.
Di mana akan berusaha sekuat tenaga untuk finish papan atas.
Nanti untuk mewujudkan misi tersebut, dia akan berusaha berada kondisi yang prima.
Lokolingoy tidak mau memulai kompetisi dengan problem kaki.
”Harus punya fisik prima dan berusaha klop pemain lain,” katanya.
Saat ini dirinya juga terus meningkat kemampuan penyelesaian akhir.
Di tempat terpisah, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro mempunyai keyakinan Lokolingoy bisa mewujudkan target tersebut.
Menurutnya pemain 27 tahun punya modal untuk menciptakan banyak gol.
Di antaranya kekuatan fisik, kecepatan, dan finishing.
”Apalagi nanti tim punya playmaker bisa memberikan umpan-umpan yang baik untuknya,” katanya.
Kuncoro menjelaskan musim lalu tim tidak bermain dengan pengatur serangan murni.
Karena itu jumlah gol penyerang belum maksimal. (gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana