Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sepatu Roda Kota Malang Persiapan di Tiongkok sebelum PON

Galih R Prasetyo • Sabtu, 20 Juli 2024 | 19:35 WIB

MAKSIMALKAN PERSIAPAN: Yossy Aditya Nugraha fokus menyelesaikan latihan di sirkuit sepatu roda Zhengzhou Provinsi Henan, Tiongkok kemarin.
MAKSIMALKAN PERSIAPAN: Yossy Aditya Nugraha fokus menyelesaikan latihan di sirkuit sepatu roda Zhengzhou Provinsi Henan, Tiongkok kemarin.

ATLET sepatu roda Kota Malang Yossy Aditya Nugraha berusaha mempersiapkan diri secara maksimal sebelum tampil di PON Aceh-Sumut 2024. 

Saat ini dia tengah intensif latihan di sirkuit sepatu roda Zhengzhou di Provinsi Henan Tiongkok. 

Latihan di luar negeri itu merupakan program lanjutan untuknya seusai training camp di Sidoarjo sejak bulan Februari lalu. 

”Latihan di Tiongkok dengan tujuan untuk mendapat fasilitas lintasan yang bagus,” terang atlet berusia 23 tahun itu kepada wartawan koran ini. 

Alasan lain berlatih di sana karena pelatih tim sepatu roda Jawa Timur berasal dari negara itu. 

Alhasil akan lebih leluasa saat melakukan pengembangan performa atlet di Negeri Tirai Bambu itu. 

Yossy bercerita tidak ada waktu bersantai selama berlatih di Tiongkok. 

Setiap hari, terdapat dua sesi latihan, pagi dan sore yang harus dijalani. 

Setiap sesi masing-masing berdurasi dua jam. 

Di awal kedatangan di Tiongkok, materi latihan yang diberikan pelatih fokus pada aspek teknik. 

Sebab para atlet perlu beradaptasi dengan lintasan yang baru. 

Lantas pada akhir Juli ini, mereka baru mulai melatih kecepatan dan strategi bertanding. 

Meski mampunyai jadwal latihan yang padat, Yossy mengatakan beberapa kali diminta menjalani latihan tambahan sampai tiga sesi dalam satu hari. 

Program itu diterapkan saat pelatih menganggap materi latihan pada hari itu belum maksimal. 

PON 2024 nanti menjadi kali ketiga Yossy ikut serta dalam ajang olahraga terbesar di Indonesia itu. 

Sebelumnya sejak 2016 lalu dia tidak pernah absen meraih medali di kejuaraan itu. 

Selama itu ada empat emas yang sudah dia raih. 

”Saya ingin lebih ‘liar’ lagi di PON nanti,” ujarnya.

Targetnya minimal dua emas. (rb1/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#persiapan #Di tiongkok #Sepatu roda malang #Sebelum PON