Politeknik Negeri Malang (Polinema) ditunjuk sebagai salah satu tempat pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) XIV. Event olahraga dan seni tingkat politeknik se-Indonesia itu akan digelar mulai hari ini (21/7) hingga Sabtu (27/7) mendatang.
PEMBUKAAN Porseni XIV dilaksanakan secara meriah kemarin. Ketua Pelaksana Porseni XIV Dr Drs Arif Rahman Hakim MSi menerangkan, total sebanyak 22 cabang olahraga dan cabang seni yang akan dihelat.
Jumlah itu meliputi sebanyak 14 cabang olahraga (cabor) dan 8 jenis seni.
”Tahun ini ada satu seni yang baru dilombakan yakni tari kreasi,” ujarnya.
Animo peserta tahun ini jumlahnya cukup membeludak.
Ada sebanyak 2.002 peserta yang akan berlaga.
Sementara pada perhelatan Porseni tahun sebelumnya hanya mencapai 1.400 peserta.
Artinya, ada peningkatan minat mahasiswa politeknik untuk berlaga di Porseni XIV.
”Tentu ini menjadikan pekerjaan rumah bagi kami untuk menyediakan fasilitas dan sarana yang terbaik,” paparnya.
Ada sebanyak 1.607 medali yang akan diperebutkan pada Porseni XIV.
Itu karena meningkatnya jumlah peserta dan pertandingan yang akan digelar.
Sementara Polinema akan mengeluarkan 176 atlet untuk turut berlaga di pertandingan tersebut.
Arif menyebut ada sebanyak 157 panitia yang tergabung pada kegiatan Porseni XIV.
Mereka juga dibantu oleh para mahasiswa sebanyak 600 orang yang bertugas sebagai liaison officer (LO).
Sehingga, setiap politeknik didampingi oleh satu kontingen.
Dirinya berharap Polinema sebagai tuan rumah dengan peserta terbanyak bisa membawa kemenangan.
Namun, dirinya menilai kegiatan Porseni XIV tersebut tak hanya sebagai kompetisi saja.
Namun juga sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan sesama politeknik se-Indonesia.
Lebih lanjut, Direktur Polinema Ir Supriatna Adhisuwignjo ST MT mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh panitia dalam mempersiapkan kegiatan Porseni XIV.
”Hasil kolaborasi inilah yang nantinya dapat memberikan kontribusi besar agar kegiatan Porseni XIV berjalan dengan sukses,” ujarnya.
Dirinya berharap agar kerja sama dan hubungan baik dapat terus berkelanjutan.
Tak hanya pada kegiatan Porseni, melainkan juga kegiatan lainnya.
”Saya harap kegiatan tahun berikutnya bisa merangkul lebih banyak politeknik di Indonesia,” pungkas dia. (ori/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana