Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Unggul FC Kehilangan Pemain Pilar akibat Pelanggaran Horor

Galih R Prasetyo • Selasa, 23 Juli 2024 | 21:24 WIB
CEDERA PARAH: Pemain Unggul FC Ramadhan Zidani (bawah) benturan dengan kiper Giga FC di laga Pro Futsal League Minggu lalu (21/7)
CEDERA PARAH: Pemain Unggul FC Ramadhan Zidani (bawah) benturan dengan kiper Giga FC di laga Pro Futsal League Minggu lalu (21/7)

KEMENANGAN 6-0 Unggul FC atas Giga FC dalam laga Pro Futsal League (PFL) 2024 Minggu lalu (21/7) harus dibayar mahal.

Itu karena, klub berlogo singa bermahkota itu harus rela kehilangan salah satu pemain pilar andalan Ramadhan Zidani.

Dia berpeluang absen lama karena mengalami cedera di bagian kepala.

Dalam laga PFL pekan 20 itu, mantan penggawa Timnas Futsal U-23 itu terlibat insiden serius.

Dia bertabrakan dengan kiper Giga FC Muhammad Wildan.

Kejadian pada awal babak pertama itu sempat membuat laga berhenti karena ada protes dari kubu Unggul FC.

Pelatih Kepal Unggul FC Joao Almeida sangat menyayangkan insiden tersebut.

Alasannya apa yang dilakukan kiper lawan bisa dibilang di luar kontrol.

”Ini insiden yang saya tidak percaya kiper Giga FC melakukannya, karena Zidani mengalami cedera parah,” katanya.

Terlepas itu, pelatih asal Portugal tersebut juga menyesalkan keputusan pemimpin pertandingan yang hanya mengeluarkan kartu kuning atas insiden itu .

Menurutnya wasit Windy Agustina Putra harusnya memberi kartu merah untuk Wildan.

”Ini catatan bagi wasit. Saya tidak percaya dia tidak memberikan kartu merah untuk pemain Giga FC itu,” tegasnya.

Baginya penting memberikan hukuman tegas untuk pelanggaran keras.

Itu supaya kejadian serupa tidak terulang.

Fisioterapis Unggul FC Egalia Novika menjelaskan, kondisi terakhir Ramadhan Zidani sudah mendapatkan pertolongan pertama.

Dia langsung di bawa rumah sakit terdekat karena di lapangan sudah mengeluarkan darah dari hidung dan sedikit dari mulutnya.

”Di rumah sakit dia diobservasi dalam satu jam, terasa nyeri kepala meningkat dan muntah-muntah, kemudian dilakukan CT scan,” kata Egalia.

Hasilnya, ada patah di tulang sekitar wajah, sehingga harus segera dioperasi oleh dokter bedah plastik. (gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Kehilangan Pemain #Pelanggaran #Unggul FC