Aremania Manfaatkan untuk Kirim Doa
MALANG KOTA- Peringatan hari jadi Arema yang ke-37 bakal berjalan lebih khidmat.
Ada rangkaian kegiatan kirim doa yang akan dilakukan Aremania.
Pertama, nanti malam (23.00 WIB) yang ditujukan pada korban Tragedi Kanjuruhan.
Lalu dilanjutkan besok pagi (11/7), mendoakan tokoh-tokoh Arema yang berpulang.
Di antaranya, Lucky Acub Zainal, penabuh drum Cak No, Sam Nawi, Sam Tembel, dan seterusnya.
Kegiatan ziarah makam tersebut rencananya akan dilakukan pada Minggu pagi (11/8).
Koordinator Presidium Arema Satu Ali Rifki menjelaskan, perayaan HUT Arema harus dimanfaatkan sebagai refleksi.
Artinya, dengan umur yang saat ini harus belajar untuk lebih baik ke depan.
”Mereka yang berpulang tidak boleh dilupakan, harus dikenang dengan baik ,” katanya.
Karena itu, doa-doa untuk korban tragedi Kanjuruhan akan selalu dihadirkan setiap acara.
Nanti doa akan dilakukan di Stadion Kanjuruhan dan Stadion Gajayana.
Di mana dibarengi kegiatan sholawat.
Demi kelancaran acara, mantan manajer Arema FC menyebut telah melakukan komunikasi intens dengan pihak-pihak keamanan.
Menurutnya hal tersebut telah dilakukan Presidium Aremania Satu sejak bulan lalu.
Rencananya, pihak keamanan akan mengawasi di sekitar Alun-Alun Tugu Kota Malang sebagai tempat berlangsungnya acara pada hari pertama.
”Jadi daerah itu akan steril dulu,” jelasnya.
Para peserta acara yang membawa kendaraan bisa menuju tempat parkir yang disediakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang.
Sehingga bisa tertata dengan rapi.
Karena menggunakan daerah di sekitar Alun-Alun Tugu, mereka juga melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang terkait pemeliharaan Taman Tugu.
Presidium Arema Satu mengimbau agar tidak ada warga yang masuk ke area taman.
Karena dapat merusak tanaman.
”Nanti tidak ada konvoi seusai acara,” ujar Ali.
Itu berdasar hasil komunikasi Presidium Aremania Satu dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malang Raya.
Itu juga sebagai bentuk rasa belasungkawa untuk para korban Tragedi Kanjuruhan.
Sehingga tidak ada euforia yang berlebihan.
Ali berharap Aremania yang hadir bisa mengikuti jalannya acara dengan rukun dan saling menjaga.
Dia ingin agar ajang HUT Ke-37 Arema ini menjadi bukti bahwa Aremania sudah naik kelas sebagai suporter bola.
”Kami ingin agar momen ini sebagai upaya Aremania untuk bangkit bersama,” jelasnya.
Acara kirim doa juga akan dilakukan manajemen Arema FC.
”Acara klub sederhana saja mas, kami niatnya kirim doa untuk korban tragedi Kanjuruhan dan tokoh-tokoh Arema yang berpeluang,” ungkap Manajer Arema FC Munif Bagaskara Wakid kepada koran ini kemarin.
Menurutnya tujuan utamanya mengenang dan syukuran mencapai usia 37 tahun.
Alumnus Universitas Brawijaya itu mengatakan, kegiatan itu seperti itu juga dilakukan tahun lalu.
Di mana semua elemen klub melakukan doa bersama di kantor Arema FC.
”Elemen tim juga akan melakukan hal serupa di tengah-tengah persiapan sebelum melawan Dewa United,” ucapnya. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana