KABUPATEN - Jumlah pemain Arema FC yang absen di laga melawan Borneo FC Sabtu nanti (17/8) berpeluang bertambah.
Itu menyusul, penyerang muda Salim Tuharea masih membutuhkan waktu untuk pemulihan cedera.
Sebelumnya, mantan pemain Madura United itu mengalami problem kaki saat tampil melawan Dewa United, 12 Agustus lalu.
Fisioterapi Arema FC Reta Arroyan menjelaskan, Salim mengalami cedera hamstring.
Butuh waktu seminggu bagi pemain berusia 22 tahun itu untuk menjalani proses penyembuhan.
Menurutnya, proses pemulihan itu harus dijalani dengan maksimal.
Alasannya, cedera itu berpotensi lebih parah saat belum pulih sudah bermain.
Selain itu, cedera tersebut masuk kategori bisa kambuh.
”Dia harus menjalani setiap pemulihan dengan maksimal,” katanya.
Sebelumnya, Salim pernah mengalami cedera hamstring pada turnamen Piala Presiden 2024 lalu.
Saat ini, Salim menjalani proses penyembuhan dengan sejumlah metode.
Di antaranya, recovery, treatment, dan penguatan.
Dia belum boleh menjalani banyak aktivitas sepak bola.
Meski begitu, pria asal Ponorogo itu melihat kondisi pemain asal Maluku itu terus membaik.
Salim tercatat, sudah menjalani proses pemulihan selama lima hari.
Prosesnya sudah dimulai seusai laga lawan Dewa United lalu.
Di tempat terpisah, Joel Cornelli mengharapkan agar pencetak dua gol di Piala Presiden 2024 itu segera pulih.
Itu karena perannya dalam tim begitu penting.
Menurutnya, Salim selalu membuat sisi sayap Arema FC menjadi hidup.
”Kami akan tunggu dari tim kesehatan perkembangannya seperti apa,” ujar pelatih 57 tahun itu.
Hari ini, Joel berencana kembali memantau kondisi Salim.
Dirinya tidak mau buru-buru mengambil keputusan.
Tujuannya ingin para pemain Singo Edan dalam kondisi yang prima saat pertandingan kedua mereka di BRI Liga 1 nanti.
Pelatih asal Brazil itu berencana menyiapkan antisipasi saat Salim tidak bisa tampil lawan Borneo FC.
Rencana Dedik Setiawan, Hamzah Titofani, dan Wiliam Marcilio akan dimaksimalkan. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana