BLITAR - Misi Arema FC mencatatkan kemenangan pertama di BRI Liga 1 musim 2024/2025 tidak akan mudah diwujudkan.
Borneo FC yang menjadi lawan di Stadion Gelora Seoprijadi nanti sore (15.30 WIB) membawa misi balas dendam.
Stefano Lilipaly dkk tidak ingin mengulang cerita minor di laga final Piala Presiden 2024 lalu.
”Situasi sekarang berbeda (dibandingkan Piala Presiden, red). Kami sudah belajar dari pertemuan terakhir melawan mereka,” papar Pelatih Kepala Borneo FC Pieter Huistra dalam konferensi pers, kemarin.
Dia memastikan anak asuhnya semakin berkembang dan dalam motivasi bagus.
Kemenangan atas Semen Padang dengan skor 3 1 pada 12 Agustus lalu menjadi pemicunya.
Juru taktik asal Belanda itu menjelaskan, Borneo FC akan turun dengan kekuatan penuh pada laga nanti sore.
Itu menyusul dua pemain asing anyar tim yakni Mariano Peralta dan Gabriel Furtado sudah bisa tampil.
Sebelumnya, kedua pemain itu absen di laga perdana BRI Liga 1 akibat belum disahkan operator kompetisi.
Huistra optimistis keduanya bisa meningkatkan performa tim.
Satu hal yang membuatnya yakin karena Gabriel bisa membuat lini pertahanan bertambah solid.
Sedangkan Peralta, menambah opsi lini depan tambah banyak.
Pada laga perdana di Liga 1, lini serang tim berjuluk Pesut Etam tampil on fire.
Tiga pemain andalan di lini serang, Stefano Lilipaly, Leo Gaucho, Berguinho berhasil membuat gol.
Terlepas dari itu, Borneo FC mempunyai statistik positif saat away ke kandang Arema FC di kompetisi.
Sejak Liga 1 musim 2018, mereka tidak pernah kalah saat berhadapan dengan Singo Edan di kandangnya.
Perinciannya, sekali menang danempat kali imbang. Dihadapkan tantangan itu, Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli tidak merasa takut.
Menurutnya, persiapan timnya bagus untuk meng hadapi laga pekan ke2 BRI Liga 1.
”Borneo FC tim yang bagus.
Tapi Arema FC selalu dalam kondisi siap menghadapi lawan kuat,” ucapnya. Dalam laga nanti sore, timnya tidak banyak kehilangan pemain pilar.
Hanya Julian Guevara dan Salim Tuharea yang bakal absen.
Sedangkan Pablo Oli veira sudah bisa bermain ka rena kondisi bagus.
Achmad Maulana Syarif menambahkan, timnya ingin mencatatkan kemenangan pertama.
”Kami belajar dari hasil laga lalu. Memperbaiki apa menjadi kekurangan. Dan sudah menyiapkan secara taktical,” ucapnya.
Dia sependapat bila semua pe main Borneo FC wajib diwas padai. (tio/gp/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana