MALANG KOTA - Dua laga kandang Arema FC di BRI Liga 1 musim 2024/2025 belum banyak menarik animo Aremania.
Akibatnya, Stadion Gelora Soepriadi masih terlihat sepi.
Tribun penonton tidak terisi secara penuh seperti saat Singo Edan bermain Stadion Kanjuruhan.
Dari 3.000 kuota penonton yang disediakan, rata-rata tiket terjual hanya sekitar 800 lembar.
Baca Juga: Alami Problem Kaki, Striker Arema FC Salim Tuharea Bertekad Kembali Lebih Kuat
Perinciannya, saat melawan Dewa United pada 12 Agustus, Aremania yang menyaksikan langsung aksi Charles Lokolingoy cs sekitar 830 orang.
Sedangkan saat laga home kedua melawan Borneo FC Sabtu lalu (17/8), panitia pertandingan mencatat jumlah penonton di Stadion Gelora Soepriadi 839 orang.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjelaskan, kondisi itu dipengaruhi oleh perubahan sistem penjualan tiket.
Di mana dari offline dan online.
Seperti diketahui saat untuk mendapatkan tiket laga Arema FC perlu mengakses dan mendaftar di layanan AremaAxcess.
Pria yang akrab disapa Inal itu mengatakan, akan sabar menunggu animo penonton kembali tinggi.
Menurutnya manajemen sadar untuk mengubah kebiasan penonton membeli tiket membutuhkan lama.
“Kami juga mengerti kalau Aremania masih perlu waktu adaptasi terhadap mekanisme yang baru ini,” ujarnya.
Dia melihat harga bukan lagi menjadi problem para suporter membeli tiket Arema FC.
Menurutnya, para Aremania sudah mengerti dengan kebutuhan klub saat ini.
Pria asal Malang itu yakin Aremania merupakan suporter yang loyal sehingga tidak mempermasalahkan harga tiket.
Disinggung soal jarak homebase tim, dia merasa bukan sebuah masalah.
Baca Juga: Tingkatkan Performa Lini Serang, Arema Asah Finishing sebelum Lawan Persib Bandung
Itu karena Kota Blitar lebih dekat dibanding kandang mereka sebelumnya, Stadion I Wayan Dipta, Bali.
Sebagai langkah menarik penonton lebih banyak, Manajemen Arema FC akan memberikan diskon tiket lima persen bagi penonton laga pertama.
Inal mengatakan, bahwa hal yang sama akan mereka lakukan juga untuk laga home Arema FC berikutnya.
Lalu akan fokus melakukan sosialisasi kepada suporter terkait pembelian tiket online. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana