MALANG KOTA – Tidak ada kata menyerah bagi kiper Arema FC Women Laita Ro’ati Masykuroh.
Dia tetap berambisi kembali menjadi penjaga gawang utama Timnas Putri ke depan.
Meski sebelumnya dara berusia 25 tahun itu pernah gagal memperkuat Garuda Pertiwi karena cedera.
Kepada Jawa Pos Radar Malang Laita bercerita, kejadian itu menimpanya pada Mei lalu.
Saat itu dirinya dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia Putri untuk menghadapi Bahrain dalam ajang FIFA Match Day.
Baca Juga: Arema Fc Women, Siapkan 19 Pemain untuk Piala GSWI
Bersama dengan dua pemain Arema FC Women lainnya yaitu Citra Ramadhani dan Syafia Tristalia Chorlenka, dia menjalani training camp (TC) di Jakarta.
Selama di sana, dia berlatih dengan keras di bawah nakhoda pelatih asal Jepang Satoru Mochizuki.
Dalam sehari para pemain tim merah putih menjalani dua kali sesi latihan pada pagi dan sore hari.
”Kami hanya libur hari Minggu saja,” jelasnya. Di tengah persiapan itu, Laita mengalami cedera bagian ankle.
Saat itu, sepekan sebelum berangkat ke Bahrain.
Karena itu, dia cukup terkejut dan sedih.
Itu karena sebelumnya kiper yang berasal dari Banyuwangi itu tidak pernah mengalami problem kaki.
”Saya sangat kecewa pada waktu itu karena baru kembali ke Timnas,” jelasnya.
Selama sebulan Laita tidak bermain sepak bola.
Dia fokus menjalani masa pemulihan. Berupa latihan penguatan otot dan fisioterapi. Selepas itu, Leita akhirnya mulai bangkit.
Dukungan keluarga dan teman-temannya di Arema FC Women menjadi pelecut semangat.
Mahasiswi Universitas Negeri Malang itu memutuskan untuk mengambil hikmah di balik kejadian itu.
Dia banyak belajar soal kedisiplinan selama dilatih Satoru Mochizuki. Leita menjabarkan, cedera itu membuatnya menjadi lebih tertantang lagi sekarang.
”Saya semakin menggebu-gebu untuk berlatih,” ujarnya.
Baca Juga: Jarang Menang di Laga Tandang Pertama, Statistik Laga Away Arema FC Tidak Bersahabat
Kiper bernomor punggung 1 itu ingin menjadi kiper utama Timnas Putri lagi.
Sebelumnya dia memang pernah menempati posisi itu pada tahun 2023.
Saat membela Garuda Pertiwi di Kualifikasi Piala Asia Putri. Saat ini, pemain kelahiran 9 Oktober 1999 itu sedang bersiap untuk menghadapi Piala GWSI 2024 bersama Arema FC Women.
Dia mengatakan akan memberikan performa terbaik di turnamen itu.
Sehingga bisa kembali mencuri perhatian pelatih Timnas Indonesia Putri. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana