MALANG - Jumlah bonus untuk atlet Kota Malang yang meraih medali di Porprov IX Jawa Timur 2025 direncanakan meningkatkan dibandingkan tahun lalu.
Anggaran yang dipersiapkan untuk memenuhi aspek itu mencapai Rp 5,6 miliar.
Perlu diketahui, peraih medali emas pada Porprov Jatim 2023 lalu mendapat bonus Rp 32,5 juta.
Baca Juga: KONI Kota Batu Kirim Atlet Lebih Banyak ke PON
Sedangkan peraih medali perak mendapat bonus sebesar Rp 20 juta.
Atlet yang mendapat medali perunggu diganjar bonus Rp 15 juta Sekretaris Koni Kota Malang Yudho Nugroho mengatakan, kenaikan itu bertujuan untuk melecut motivasi para atlet untuk lebih berprestasi di Porprov Jatim 2025 nanti.
Targetnya untuk memenuhi 150 medali emas dan menjadi peringkat kedua.
”Mengingat Kota Malang juga sebagai tuan rumah jadi prestasinya harus lebih baik,” jelasnya.
Penambahan bonus juga melihat target jumlah atlet yang dikirim Kota Malang untuk Porprov Jatim tahun depan lebih banyak.
Yakni sebesar 1400 atlet.
Sehingga peluang medali yang didapatkan juga semakin besar.
Nanti KONI serta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mengajukan anggaran lebih besar untuk APBD 2025.
Yakni sebesar 65 miliar untuk persiapan, pelaksanaan, dan bonus Porprov Jatim 2025.
Itu meningkat dari tahun 2023, di mana saat itu jumlahnya Rp 30 miliar.
Baca Juga: Koni Kota Malang Sulit Bantu Pendanaan Cabor saat Puslatkot
Yudho menambahkan, sampai saat ini pengajuan mereka dalam tahap penyusunan anggaran di Pemerintah Kota Malang.
Nantinya anggaran itu akan dibahas bersama-sama DPRD Kota Malang.
”Dari baru kami bisa pastikan secara pasti seberapa besar anggaran untuk bonus. Tapi kami inginkan meningkatkan,” ujarnya. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana