Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wushu Kota Malang Bantu Jatim Meraih Juara Umum

Galih R Prasetyo • Kamis, 19 September 2024 | 02:30 WIB
BERKONTRIBUSI MAKSIMAL: Shakira Marini tampil pada nomor wingchun  cabor wushu PON 2024 di GOR Disporasu, 14 September lalu
BERKONTRIBUSI MAKSIMAL: Shakira Marini tampil pada nomor wingchun cabor wushu PON 2024 di GOR Disporasu, 14 September lalu

Empat Atlet Wushu Kota Malang Shakira Marini, Aqila Ghaida, Ahmad Ghifari, dan Ahmad Gozali menorehkan prestasi membanggakan di PON XXI 2024.

Mereka ikut andil membantu kontingen wushu Jatim mencatatkan sejarah sebagai juara umum PON.

Wushu Jatim meraih prestasi itu seusai meraih tujuh emas, sembilan perak, dan sembilan perunggu.

Dalam upaya meraih juara umum itu, empat atlet wushu Kota Malang berhasil menyumbangkan empat perak dan satu perunggu.

Rinciannya, Shaira satu perak, Aqila satu perak, Ghifari satu perak, Ghozali satu perak dan satu perunggu.

Mereka bertanding di GOR Disporasu, Deli Serdang, Sumatera Utara,14-15 September lalu.

Kepada Radar Malang Ahmad Gozali mengatakan, dia sangat bersyukur bisa memperoleh medali perak.

Itu karena perjuangannya latihan keras sejak bulan Januari lalu dapat terbayar dengan prestasi.

”Saya persembahkan medali ini untuk orang tua, pelatih, dan sahabat yang telah mendukung,” jelasnya.

Bagi Alumnus Universitas Binus Kota Malang itu, kesuksesan tersebut merupakan prestasi pengganti di PON XX Papua 2021.

Pada saat itu, dia terpaksa absen mengikuti kejuaraan tersebut.

Karena itu, dia merasa kejuaraan tahun ini seperti pengalaman pertama.

”Paling susah itu mengatur mental biar tidak grogi,” tutur dia.

Sementara itu, Aqila Ghaida sangat bersyukur dengan perolehan medali perak.

Dia sangat bangga karena prestasi itu didapatkan Aqila di pengalaman perdana ikut PON.

”Saya sempat tidak percaya,” tutur perempuan kelahiran Kota Malang itu.

Meski begitu, Aqila tidak puas.

Dia tetap giat berlatih ke depannya.

Tujuannya bisa meningkatkan prestasi yang diraihnya di PON.

Di tempat terpisah, Pelatih Wushu Indonesia (WI) Kota Malang Endratmo Adji bersyukur karena atlet didikannya mampu mendapatkan medali.

Meskipun belum ada yang membawa pulang emas.

”Karena persaingannya benar-benar ketat,” jelasnya.

Dia berharap, empat atlet berprestasi itu bisa menjadi motivasi bagi rekan-rekan mereka di Kota Malang. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Jatim #wushu #Kota Malang #juara umum