SOLO- Meski jarak Solo dengan venue laga BRI Liga 1 pekan ke-7 dekat, Arema FC memilih tidak langsung away.
Kemarin seusai laga lawan PSS Sleman, Singo Edan pulang ke Malang.
Mereka berencana melakukan persiapan di Malang sebelum melawan PSIS Semarang, 26 September nanti.
Jeda panjang antara laga pekan ke-6 dengan pekan ke-7 kompetisi menjadi alasannya.
Julian Guevara dkk tercatat mempunyai waktu enam hari sebelum melawan Laskar Mahesa Jenar.
Karena itu, tim pelatih melihat kurang ideal saat harus langsung away atau bertahan di Solo.
Terlebih, jarak Solo dan Malang tidak jauh.
”Kami pikir lebih maksimal berlatih di Malang. Karena itu pul a n g dulu, meski jarak ke Magelang dekat,” ucap Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro.
Menurutnya, situasinya berbeda saat kondisi tim berada di Bali.
Singo Edan akan mempertimbangkan untuk tidak pulang dan langsung fokus persiapan laga selanjutnya.
Perlu diketahui, Arema FC memilih bertahan di Bali sebelum menjalani laga pekan ke-5 melawan PSM Makassar.
Saat itu tim fokus persiapan di Pulau Dewata untuk mengoptimalkan waktu jeda yang hanya empat hari saja.
Mantan pemain Persija Jakarta itu menjabarkan, pulang ke Malang sebelum menjalani laga selanjutnya punya sejumlah keuntungan.
Salah satunya, para pemain bisa bertemu keluarga atau orang terdekat seusai mendapat hasil minor.
”Kami percaya pertemuan dengan orang terdekat akan membantu pemain mengembalikan psikis setelah kalah,” ucapannya.
Menurutnya, keluarga menjadi bagian penunjang elemen tim.
Menjadi faktor penting di balik kesuksesan Singo Edan.
Karena itu, manajemen klub sempat mendatangkan keluarga pemain untuk memberi support dan motivasipada laga final Piala Presiden 2024 lalu.
Nanti selama di Malang, tim akan menjalani persiapan selama empat hari sebelum bertolak ke Magelang.
Waktu itu akan dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi pertandingan dan pemulihan.
Hasil laga melawan PSS kemarin, akan menjadi perhatian serius tim.
Di tempat terpisah, penyerang Arema FC Dedik Setiawan menjelaskan semua elemen tim kecewa dengan hasil laga kemarin.
Target tim sebelum laga adalah mendapat tiga angka.
”Kami harus segera bangkit dan berusaha mencari poin pengganti di laga selanjutnya,” katanya.
Baginya tim tidak boleh terlalu lama larut dengan hasil minor.
Menurutnya semua elemen tim harus melakukan introspeksi diri sebelum kembali bersiap.
”Kami semua harus belajar dari laga kemarin untuk lebih baik,” tuturnya. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana