SOLO – Misi Arema FC melanjutkan tren positif dan mengulang memori manis di Stadion Manahan Solo harus pupus.
PSS Sleman mampu melesatkan tiga gol ke gawang Lucas Frigeri, kemarin sore.
Kekalahan 1-3 atas PSS Sleman itu mengulang catatan kelam Singo Edan musim lalu.
Saat itu, Jhon Alfarizi dkk juga ditaklukkan tim berjuluk Super Elang Jawa dengan skor telak 1-4.
Saat itu, laga kedua tim juga digelar di Stadion Manahan Solo.
”Ini bukan harinya Arema FC,” tutur Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli setelah laga.
Dia cukup kecewa dengan hasil kemarin sore
Sebab, Singo Edan sejatinya mampu mendominasi dan mengontrol pertandingan.
Terbukti dari statistik operator BRI Liga 1. Arema FC mencatatkan penguasaan bola 67 persen.
Dalberto Luan Belo dkk juga menghujani pertahanan PSS Sleman dengan 20 tembakan.
Empat di antaranya mengarah ke gawang Alan Bernardon.
Joel mengatakan, di awal laga PSS Sleman memakai skema tiga bek dan empat pemain tengah.
Itu membuat mereka bisa menembus pemain tengah dan belakang Arema FC dengan skema serangan balik.
”Babak kedua kami mencoba bermain lebih menekan,” jelasnya.
Dia meminta para pemain untuk lebih berani melakukan penetrasi ke pertahanan lawan.
Upaya itu akhirnya berbuah penalti yang berhasil dieksekusi menjadi gol oleh Charles Lokolingoy pada menit ke-53.
Joel mengatakan, mental para pemainnya yang sudah mulai meningkat langsung pupus oleh gol terakhir PSS Sleman, semenit kemudian.
Setelah unggul tiga gol, PSS Sleman mulai menambah jumlah pemain belakang.
Itu membuat tim asuhan Joel Cornelli kembali kesulitan menembus pertahanan lawan.
Sementara itu, Pelatih Kepala PSS Sleman Wagner Lopes cukup puas dengan spirit para penggawanya.
”Tim kami bermain begitu luar biasa,” tutur Lopes.
Pelatih yang kini berkewarganegaraan Jepang itu menjelaskan, skema aliran bola cepat menjadi kunci kemenangan mereka.
Itu membuat mereka mampu menciptakan gol ke gawang Arema FC lewat serangan balik.
Dengan hasil itu, Arema FC masih mengoleksi enam poin hingga pekan ke-6 BRI Liga 2024/2025.
Pertandingan selanjutnya, mereka akan bertandang ke markas PSIS Semarang, 26 September nanti. (tio/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana