KABUPATEN - Usaha Arema FC mencari poin pengganti seusai kalah dari PSS Sleman pekan lalu tidak akan berjalan dengan mudah.
Penyebabnya, PSIS Semarang yang akan menjadi lawan Charles Lokolingoy dkk tengah dalam performa meningkat.
Kesebelasan berjuluk Mahesa Jenar itu sukses mengakhiri rentetan kekalahan pada laga pekan lalu.
Singo Edan juga mempunyai rekam jejak kurang bagus saat melawan PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto, Magelang.
Sejak era Liga 1, PSIS selalu menang atas Arema FC di venue tersebut.
Laga terakhir di Magelang berakhir dengan kekalahan 0-2 (selengkapnya baca grafis).
Disinggung mengenai rekam jejak minor saat bertandang ke Stadion Moch Soebroto, Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli melihat laga sebelumnya tidak bisa menjadi patokan.
Karena itu, dia percaya diri statistik negatif musim sebelumnya tidak akan berdampak kepada Jhon Alfarizi cs.
”Menurut saya, saat tim menunjukkan penampilan yang bagus, tidak masalah bertanding di mana saja,” ujar pelatih asal Brasil itu.
Dirinya, tidak memikirkan statistik laga sebelumnya.
Fokusnya, membenahi internal tim sebelum menghadapi laga pekan ke-7 BRI Liga 1 nanti.
Berdasar catatannya, sampai pekan ke-6 kompetisi, performa timnya saat away tidak terlalu buruk.
Singo Edan mampu mengoleksi satu kemenangan, dua kali seri, dan satu kekalahan.
Meski begitu, Joel tidak menampik tuan rumah punya keuntungan. Di mana mendapat support langsungMpemain ke-12.
Lalu, ada motivasi tambahan karena tidak ingin kehilangan poin saat bermain di laga home.
Contohnya, saat melawan PSS Sleman pekan lalu, Hokky Caraka dkk tampil dengan sangat baik di hadapan pendukung saat berhadapan dengan anak asuhnya.
Padahal sebelum laga melawan Arema FC, performa tim berjuluk Elang Jawa itu tengah dalam periode kurang maksimal.
”Tidak ada tim yang senang dengan kekalahan,” ujar pelatih berusia 57 tahun itu.
Termasuk, saat kesebelasan tidak bermain di rumah sendiri.
Mantan pelatih Al-Riyadh itu mengatakan, tidak ingin mengulangi hasil yang sama seperti saat menjalani laga di Stadion Manahan, Solo lalu.
Tim pelatih akan mempersiapkan para penggawa Singo Edan sebaik mungkin untuk menghadapi PSIS.
Waktu empat hari dimanfaatkan tim secara baik untuk meningkatkan performa para pemain.
Mulai dari aspek fisik, tactical, sampai mental.
Pemain Arema FC Anwar Rifai mengatakan, kekalahan mereka pada pekan lalu menjadi momentum untuk memperbaiki diri.
Dia cukup kecewa, tetapi tidak ingin berlama-lama dengan perasaan tersebut.
”Kami harus fokus untuk menghadapi laga selanjutnya,” tuturnya.
Center back berusia 23 tahun itu bertekad menjaga pertahanan Arema FC sehingga tidak kebobolan lagi.
Anwar optimistis mampu mencuri poin penuh saat lawan PSIS.
Meski, harus menjalani laga tandang di Stadion Moch Soebroto, Magelang. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana