MALANG KOTA- Arema FC sudah siap kembali menjadi tuan rumah BRI Liga 1.
Itu karena, proses renovasi lapangan Stadion Soepriadi Blitar hampir selesai.
Homebase sementara Singo Edan itu direncanakan bisa digunakan saat melawan Malut United, 19 Oktober nanti.
Perlu diketahui lapangan stadion di Kota Blitar itu sudah menjalani proses renovasi sejak 20 Agustus lalu.
Pemicunya, adanya teguran dari PT LIB terhadap kualitas rumput yang kurang maksimal.
Di mana menghambat lawan dan pemain menunjukkan permainan maksimal.
Dari momentum itu, pihak Arema FC bersama Askot PSSI Kota Blitar menggandeng kontraktor lapangan Lestarindo untuk perbaiki.
Perusahaan asal Boyolali itu bekerja memperbaiki kualitas rumput sampai membuat permukaan lebih merata.
Ketua PSSI Kota Blitar Yudi Meira menjelaskan, pada tanggal 15 Oktober nanti proses pengerjaan
Stadion Soepriadi diselesaikan.
”Itu sesuai dengan target. Di mana pengerjaan (perbaikan, red) lapangan dilakukan selama satu setengah sampai dua bulan,” paparnya.
Dia mengapresiasi kolaborasi antara berbagai pihak untuk perbaikan rumput.
Mulai dari PT LIB, Arema FC, dan Lestarindo.
Empat hari lalu, proses perbaikan rumput sudah menyentuh angka 95 persen.
Rumput yang ditanam sebulan lalu sudah tumbuh dengan baik.
Jadi tinggal melakukan proses menyatukan jenis rumput yang berbeda.
Antara rumput yang lebih gelap dan terang.
Sebagai pengelola Stadion Soepriadi, Yudi menyebut Askot PSSI dan Pemkot Blitar berkomitmen untuk merawat fasilitas itu.
Karena, mereka akhirnya mempunyai lapangan dengan standar Liga 1.
”Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Blitar. Sehingga bisa digunakan untuk eventevent sepak bola nasional,” paparnya.
Menurutnya, selain laga Arema FC di Liga 1, markas PSBK Blitar bakal digunakan menggelar laga final Liga Pelajar 2024.
Di tempat terpisah, Manajer Operasional Arema FC Sudarmaji mengapresiasi Lestarindo yang sudah melakukan renovasi dengan baik.
Sehingga prosesnya dapat berjalan dengan tepat waktu.
”Kami berterima kasih kepada Askot PSSI Kota Blitar yang sudah menjaga agar lapangan tetap steril,” jelas dia.
Menurutnya dengan kondisi lapangan yang bagus, diharapkan performa tim bisa meningkat.
Lalu membawa hasil yang baik bagi Aremania.
Itu karena, di dua laga kandang Arema FC tidak mendapatkan hasil yang maksimal.
Yakni seri melawan Dewa United dan kalah saat menjamu Borneo FC.
"Semoga para pemain, baik itu tim kami maupun lawan bisa nyaman bermain di Blitar," tuturnya.
Dia berharap, para pemain tidak lagi kesulitan dalam mengolah si kulit bundar.
Strategi permainan dari pelatih bisa diterapkan dengan baik.
Di tempat terpisah, Kiper Arema FC Lucas Frigeri mengatakan tidak sabar kembali bermain di kandang.
Menurutnya, dia sudah menunggu momentum mendapatkan hasil maksimal di hadapan Aremania.
"Tentunya kami akan sangat bahagia mendapat poin maksimal di sana" paparnya.
Pemain asal Brasil itu melihat, kualitas lapangan yang baik akan sangat membantu para pemain.
Itu karena membuat distribusi bola berjalan baik.
"Semakin nyaman, akan membantu kami mengeluarkan performa terbaik" ujarnya. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana