Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jeda Panjang Sering jadi Bumerang, Arema FC Kerap Kalah seusai Libur Liga

Galih R Prasetyo • Minggu, 13 Oktober 2024 | 18:15 WIB
HARUS WASPADA: Charles Lokolingoy (kanan) berusaha lepas dari penjagaan Rifad Marasabessy dalam sesi latihan di ARG Soccer Field, 9 Oktober.
HARUS WASPADA: Charles Lokolingoy (kanan) berusaha lepas dari penjagaan Rifad Marasabessy dalam sesi latihan di ARG Soccer Field, 9 Oktober.

MALANG KOTA - Mempunyai waktu 23 hari untuk bersiap sebelum menjalani laga pekan ke-8 BRI Liga 1 tidak boleh membuat Arema FC jemawa.

Itu karena, dalam dua musim terakhir hasil laga Singo Edan seusai libur kompetisi tidak selalu menggemberikan.

Dedik Setiawan dkk sering gagal mendulang poin penuh seusai lama tidak bertanding.

Pertandingan melawan Bali United, 11 September lalu jadi satu contohnya.

Pada waku itu, laga pekan ke-5 itu berakhir dengan skor 0-0.

Sebagai informasi, saat itu Arema FC libur bertanding selama 16 hari sebelum melawan tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut.

Kali terakhir Jayus Hariono cs memulai laga dengan kemenangan seusai jeda panjang terjadi pada musim 2022/2023 (selengkapnya baca grafis).

Memulai Liga 1 dengan hasil negatif seusai jeda, tidak hanya dirasakan Arema FC saat kompetisi off .

Mereka juga kerap mencatatkan start kurang baik pada laga pertama putaran kedua.

Dihadapkan statistik kurang baik seusai jeda panjang, Gelandang Arema FC Wiliam Marcilio tidak terlalu memikirkan hal tersebut.

”Saat ini kami tidak mengetahui bagaimana hasil laga selanjutnya.

Ke depan tim akan terus berusaha mendapatkan kemenangan,” paparnya.

Pemain asal Brasil itu melihat, elemen tim punya semangat untuk melanjutkan tren kemenangan seusai away melawan PSIS Semarang.

Apalalagi, saat ini posisi tim di klasemen belum bagus. Pemain bernomor punggung 10 itu merasa motivasi tim terlecut karena pada laga pekan ke-8 nanti akan bermain di rumah sendiri.

Bermain dihadapan pendukung tim menjadi momentum sudah dia tunggu.

Lalu, dirinya dan tim ingin menyudahi puasa kemengan di Stadion Soepriadi.

Sedikit flashback, sebelumnya dua laga Arema FC di Blitar berakhir mengkecewakan.

Arema FC bermain imbang melawan Dewa United dan merasakan kekalahan saat berhadapan dengan Borneo FC.

Sejak pekan lalu, penggawa Arema FC sudah tancap gas bersiap.

Mereka menyiapkan semua aspek yang dibutuhkan untuk mewujudkan misi meraih tiga poin.

Di antaranya melakukan perbaikan tim, menjaga kebugaran pemain, dan mengasah kemampuan bertahan dan menyerang.

Pemain berusia 27 tahun itu menjelaskan, pada awal kompetisi berjalan tidak mudah untuknya dan tim.

Itu karena, di laga home langsung melawan tim-tim kuat.

”Tapi, kami selalu belajar dari setiap laga yang dihadapi,” tuturnya.

Menurutnya dari sana terus belajar dan berusaha meningkat.

Di tempat terpisah, Manajer Arema FC Wiebie Dwi Andriyas optimistis tim bisa melanjutkan tren kemenangan.

Menurutnya, saat ini Julian Guevara dkk terus berkembang dengan baik.

”Semoga saat jeda kami meningkat.

Dan pada waktu pertandingan mendapat hasil maksimal,” katanya.

Dia berharap penggawa Arema FC terus bekerja keras.

Tidak boleh patah semangat dan berpuas diri dengan hasil positif di laga sebelumnya.

”Statistik yang kurang baik harus dijadikan motivasi,” tutur Owner NZR Grup tersebut. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #Kalah #libur panjang