Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pelajaran dari Kekalahan Timnas Indonesia, Jangan Remehkan Lawan yang Terlihat Lemah

Aditya Novrian • Rabu, 16 Oktober 2024 | 23:00 WIB
Kemenangan China vs Indonesia (2-1) menjadi bahan evaluasi yang penting bagi Shin Tae-Yong dan pemain Timnas Garuda (15/10).
Kemenangan China vs Indonesia (2-1) menjadi bahan evaluasi yang penting bagi Shin Tae-Yong dan pemain Timnas Garuda (15/10).

Radar Malang - Timnas Indonesia harus menerima kekalahan 2-1 atas China di Stadion Qingdao Youth Football, Qingdao pada Selasa (15/10).

Kekalahan kali ini sangatlah wajar, melihat skema permainan yang ditunjukkan anak asuh Shin Tae-yong tersebut cukup buruk.

Sepanjang pertandingan terlihat Timnas Garuda sangat mendominasi permainan, baik dari penguasaan bola, tembakan on target, hingga corners.

Tetapi skema permainan yang ditunjukkan pada laga kualifikasi piala dunia melawan China kali ini sangat jauh berbeda dibandingkan melawan Bahrain Kamis (10/10) pekan lalu.

Babak pertama berlangsung, Indonesia tertinggal 2-0 atas China.

Gol pertama tercipta karena bola yang dialirkan dari umpan manja pemain China, dibiarkan begitu saja oleh Shayne Pattynama.

Kemudian, Gol kedua terjadi karena kurangnya penjagaan dan hilangnya penguasaan bola yang dimanfaatkan dengan baik oleh pemain China.

Banyak netizen Indonesia yang menyalahkan performa bermain Asnawi Mangkualam dan Witan Sulaiman karena sering menyia-nyiakan peluang emas, serta kurang mampu mengalirkan bola dengan baik saat melakukan penyerangan.

Hal ini langsung terbukti, saat Witan ditarik keluar, aliran bola pada permainan Timnas Indonesia mulai berjalan dengan baik.

Tak lama dari itu, keluarnya Asnawi langsung membuahkan gol untuk Timnas Indonesia melalui lemparan kedalam yang dilakukan Pratama Arhan dengan posisi bola mengenai kepala pemain China terlebih dahulu, kemudian bola mentah tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Thom Haye.

"Giliran wasitnya bagus, permainan kita yang kurang. giliran permainan kita bagus, wasitnya yang kurang." komen @irfanabluu pada postingan instagram Folkative.

Tak hanya disatu akun dan postingan saja, banyak sekali media, selebgram, hingga akun resmi Timnas Indonesia sendiri penuh dengan komentar kekecewaan penonton terhadap starting line up yang dipilih STY.

Banyak netizen yang menyayangkan pertandingan kali ini, karena presentase kemenangan Indonesia sebenarnya cukup tinggi jika dilihat dari statistik dan skema permainan dilaga sebelumnya.

Tak sedikit pula yang mengatakan bahwa percuma mempunyai banyak pemain hebat dinaturalisasi tetapi tidak dimainkan sebagai starting line up.

Pelajaran yang didapatkan dari kekalahan kali ini yaitu jangan pernah meremehkan lawan yang sedang underperform, tentukan XI starting line up yang sudah dimatangkan, dan perbaiki fundamental pemain-pemain lokal.

Selanjutnya Timnas Indonesia masih akan menghadapi Timnas Jepang pada Jumat (15/11) dan Timnas Arab Saudi pada Selasa (19/11) bulan depan. (Dzulfiqar Arifuddin)

Editor : Aditya Novrian
#Timnas Indonesia #skema permainan #Kota Malang #statistik #evaluasi