KABUPATEN - Meski belum pernah berhadapan dengan Malut United, tim pelatih Arema FC memastikan tidak buta kekuatan kesebelasan berjuluk Laskar Kie Hara itu.
Joel Cornelli dkk sudah mengantongi kelebihan dan kekurangan tim promosi tersebut.
Karena itu, percaya diri memburu tiga angka saat berhadapan dengan mereka pada Sabtu nanti (19/10).
Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli menjelaskan, Malut United mempunyai banyak kelebihan.
Salah satunya, kesebelasan identik kostum merah itu punya transisi permainan dari bertahan ke menyerang yang cepat.
”Mereka sangat baik dalam melakukan serangan balik,” tutur pelatih asal Brasil itu.
Mantan pelatih AlRiyadh itu menganalisis, Laskar Kie Hara umumnya bermain dengan efektif.
Mereka tidak terlalu mengandalkan penguasaan bola.
Tetapi, lebih menunggu dengan memperkuat lini pertahanan mereka.
Tujuannya, supaya tidak mudah dibobol lawan.
Joel melihat, seusai skema itu berhasil dan mematahkan serangan lawan, umumnya pemain Malut United akan cepat melakukan transisi.
Bola dialirkan dengan segera ke lini depan untuk memanfaatkan lini pertahanan lawan belum terbentuk maksimal.
”Itu menjadi ancaman untuk kami, karena dari proses itu lawan sering membuat gol,” katanya.
Berkaca dari itu, Joel saat ini mulai menyiapkan materi latihan untuk mengantisipasi kekuatan Malut United.
Dimana, dia dan staf pelatih berusaha mempersiapkan para pemain untuk melakukan transisi dengan cepat.
Khusus dari proses menyerang ke bertahan.
Lalu, saat kehilangan bola, para pemain menutup celah dan menggalang pertahanan.
Kemarin, upaya itu mulai di coba di Stadion Soepriadi.
Syaeful Anwar dkk dengan melakukan latihan mini game yang sudah dimodifikasi.
Pemain bertipe penyerang dan bertahan dibagi menjadi dua tim.
Lalu, menguji kecepatan mereka masing masing untuk membangun serangan dan membuat formasi bertahan.
Joel mengatakan, anak asuh Imran Nahumarury sudah membuktikan bukan tim promosi yang biasa.
Yakob Sayuri dkk menjelma sebagai kesebelasan yang mampu merepotkan tim lama di Liga 1.
Kesuksesan menang atas PSS Sleman sebelum jeda internasional dua minggu lalu menjadi satu contohnya.
Saat ini Malut United, bertengger di peringkat 11 kla semen dengan koleksi sembilan poin.
Hasil dari dua kemenangan dan tiga seri.
Sementara Arema FC berada di posisi 10 dengan jumlah poin sembilan.
Di tempat terpisah, Achmad Maulana Syarif mengatakan, semua tim memiliki keunggulan masing masing.
Karena itu, dia berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum lawan Malut United.
”Kami ingin mendapat hasil maksimal saat kembali bermain di kandang,” jelas dia.
Karena itu, pemain asal Bandung itu menjabarkan akan mengikuti arahan dari pelatih kepala.
Selain itu, dia mulai memantau permainan Malut United lewat video pertandingan di Youtube.
”Semoga nanti, saya bisa lebih siap saat pertandingan nanti,” jelasnya. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana