AMBISI cabor paralayang Kota Batu untuk mempertahankan juara umum di Porprov Jawa Timur 2025 menemui tantangan.
Itu karena, dua atlet andalan mereka sudah tidak bisa turun di Porprov Jatim.
Di antaranya Susana Dwi Cahyani dan Syahdhana Revi.
Dua atlet tersebut tidak bisa lagi mengikuti ajang multi cabor tingkat provinsi itu karena sudah mendapatkan medali di PON XXI 2024.
Untuk diketahui, KONI Jawa Timur membuat aturan yang melarang peraih medali di PON untuk berlaga di Porprov Jatim IX.
Tujuannya, mendorong regenerasi atlet.
Pelatih Paralayang Kota Batu Efwelin Agus Arul Dais cukup menyayangkan kehilangan Susana dan Revi.
Alasannya, atlet-atlet itu merupakan penyumbang medali emas di Porprov Jatim 2023 lalu.
Karena itu, mereka kehilangan atlet yang sudah mempunyai pengalaman untuk berprestasi.
Selain itu, Susana dan Revi secara usia masih memenuhi syarat untuk tampil di Porprov Jatim 2025.
Sebagai informasi, penyelenggara ajang multi event itu memberikan batasan atlet harus berusia di bawah 23 tahun.
"Meski senang mereka mendapat medali di nasional, tapi di sisi lain jadi tantangan juga, jelas Agus.
Menurutnya, paralayang Kota Batu sudah melakukan regenerasi.
Mereka sudah menemukan dua atlet lain sebagai gantinya.
Tapi, secara performa mereka belum bisa menyamai Susana dan Revi.
Meski begitu, Agus percaya dengan proses.
Baginya, saat ini Paralayang Kota Batu mempunyai waktu yang panjang untuk mempersiapkan diri sebelum tampil di Porprov Jatim 2025. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana