BLITAR - Dua gol Wiliam Marcilio ke gawang Malut United mempunyai sejumlah arti penting.
Salah satunya, pemain asal Brasil itu menyamai catatan gol Makan Konate untuk Singo Edan pada awal musim Liga 1 2019.
Sebelumnya, gelandang serang paling produktif Arema FC di era Liga 1 itu juga mencatatkan dua gol dalam delapan laga awal kompetisi musim tersebut.
Konate mencetak raihan tersebut dalam dua pertandingan yang berbeda.
Di antaranya saat berhadapan dengan Persikabo 1973 dan Persipura Jayapura.
Dalam waktu itu, Wiliam lebih unggul terkait assist.
Dia mencetak dua umpan berbuah gol, sedangkan Konate hanya sekali.
Mulai unjuk gigi, pemain berusia 28 tahun itu merasa senang.
Baginya, menjadi kebanggaan bisa membantu Singo Edan mendapat kemenangan.
”Saya bahagia bisa mencetak gol bagi Arema FC,” jelas pemain asal Brasil itu ketika ditemui wartawan koran ini seusai laga kontra Malut United.
Wiliam menjelaskan, capaian itu membuatnya semakin terlecut untuk memberi kontribusi gol dan assist.
Karena itu, dua golnya ke gawang Malut United akhir pekan lalu tidak membuatnya puas.
Selain itu, dirinya tidak melakukan euforia berlebihan, Wiliam langsung fokus ke laga selanjutnya.
Bagi pemain berusia 28 tahun itu, tugasnya sebagai pemain adalah membuat tim menang.
Karena itu, wajib untuknya memberi performa dengan maksimal.
Wiliam berniat menambah latihan untuk menjaga konsistensi penampilan di laga lawan Malut United.
Lebih lanjut, dia menjelaskan penampilan positif di lapangan saat melawan Malut United tidak bisa dilepaskan support penggawa Arema FC lain.
Menurutnya, tanpa dukungan pelatih dan rekan di lapangan sulit untuknya menciptakan gol.
Gol pertamanya ke gawang Malut United merupakan buah kerja sama dengan Dalberto Luan Belo.
Disinggung dukungan Aremania, mantan pemain Naxxar Lions FC itu mengatakan, salah satu aspek yang membuat semangatnya terlecut adalah pemain ke12. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana