PERSEMA Malang tidak ingin tampil biasa saja pada laga uji coba pertama melawan Tim Porprov Kota Malang, Rabu nanti (23/10).
Karena itu, mereka mulai membangun skema permainan tim.
Tujuannya, para pemain sudah mempunyai fondasi permainan yang sama.
Pelatih Kepala Persema Malang Ahmad Bustomi mengatakan, skuad tim baru terbentuk.
Mereka bahkan hanya dua kali melakukan latihan sebelum menghadapi laga uji coba.
Karena itu, dia memilih untuk membangun skema pertahanan timnya terlebih dahulu.
”Menurut saya, pertahanan adalah yang paling utama bagi sebuah tim,” jelas dia.
Itu karena, permainan sepak bola pasti dimulai dari lini belakang.
Lalu, sektor tengah dan depan bisa berjalan.
Karena itu, pada sesi latihan yang digelar di Lapangan Tung gulwulung, kemarin (21/10), Bustomi memberikan banyak menu latihan pertahanan.
Mulai dari melatih para pemain membentuk bermain defensif.
Lalu mencoba melakukan game dengan seperempat lapangan.
Dimana terdapat empat pemain bertahan yang harus berusaha agar lima pemain depan tidak bisa membobol gawang.
Meski begitu, Bustomi tetap menyisipkan materi finishing.
Caranya pemain dituntut berusaha menerima bola dari tendangan sudut.
Lalu, menjebloskan bola ke gawang yang dijaga kiper.
Dia menjelaskan, selama dua kali latihan para pemain sudah menunjukkan perkembangan.
Namun, masih belum signifikan.
”Kami belum bisa melakukan evaluasi,” jelasnya.
Karena itu, pada uji coba nanti Bustomi tidak menargetkan hasil apapun.
Dia fokus melihat perkembangan para pemain.
Mulai dari teknik sampai pemahaman terhadap strategi yang dimainkan oleh tim. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana