Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Siswa Lawang Kabupaten Malang Raih Emas O2SN! Airlangga Tguh Ashari Ungkap Kunci Suksesnya

Bayu Mulya Putra • Rabu, 23 Oktober 2024 | 18:30 WIB
INGIN JADI TENTARA: Airlangga Tguh Ashari (tengah) foto bersama guru dan penanggung jawab kontingen Jatim di O2SN, Agustus lalu.
INGIN JADI TENTARA: Airlangga Tguh Ashari (tengah) foto bersama guru dan penanggung jawab kontingen Jatim di O2SN, Agustus lalu.

MOH RIZAL

CITA-CITA menjadi tentara membuat Airlangga Tguh Ashari mengenal cabang olahraga (cabor) renang.

Ayahnya, Hari Susianto menjadi sosok pertama yang mengenalkan olahraga itu kepada Airlangga.

Agar fisik anaknya terlatih, Hari memilihkan olahraga renang untuk Airlangga.

Sejak usia lima tahun, Airlangga rutin berlatih.

Masuk usia SD, remaja asal Kecamatan Lawang itu mulai mencoba mengikuti perlombaan.

”Pertama (ikut lomba) sekitar kelas 2 (SD). Jadi juara ketiga se-Malang Raya,” ucap pelajar kelas tiga MTs Negeri 3 Malang itu.

Capaian itu membuat motivasinya dalam berlatih ikut meningkat.

Namun sempat menurun ketika pandemi Covid-19 terjadi.

Adanya pembatasan membuat klub renang yang diikutinya tak aktif.

Juga tak banyak perlombaan yang digelar.

Muncul kebimbangan dalam benaknya, apakah tetap menekuni olahraga renang atau berhenti.

Ayahnya kembali muncul sebagai sosok yang menguatkannya.

Dia diingatkan terkait cita-citanya menjadi tentara.

Berkat support tersebut, Airlangga kembali bersemangat latihan.

Tantangannya saat itu, dia harus mencari tempat dan pelatih secara mandiri.

Untuk tempat latihan, dia kerap berpindah-pindah.

Airlangga juga men-upgrade kemampuan secara otodidak dengan melihat tutorial di YouTube.

”Bikin program sendiri, ada yang sampai latihan di Pasuruan,” kisah dia.

Konsistensi itu membuahkan hasil.

Sekitar pertengahan 2023, setelah mengikuti seleksi tingkat kabupaten, dia lolos dan menjadi perwakilan Kabupaten Malang ke Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMP sederajat tingkat provinsi.

Sempat ada keraguan ketika dia hendak turun di O2SN tingkat provinsi.

”Persiapannya hanya seminggu,” kata dia.

Dengan waktu yang seadanya itu, dia mencoba berlatih semaksimal mungkin.

Airlangga juga dan mengoreksi sendiri gaya renangnya.

Perlombaan renang yang sering diikutinya yakni gaya kupu-kupu dan gaya punggung dengan jarak 50 meter.

”Saya kaget ternyata lolos,” ujarnya.

Dia menjadi juara pertama dan berhak menjadi perwakilan Jawa Timur ke O2SN SMP tingkat nasional.

Setelah melakoni pertandingan di tingkat provinsi, dia berlatih secara intensif selama dua pekan dengan ayahnya.

Setiap pukul 04.00, Airlangga sudah berada di kolam renang.

Dinginnya air di Kecamatan Lawang tak meredupkan semangatnya.

”Ya dingin, nanti lama-lama juga hangat,” kata dia dibarengi tawa.

Usai latihan, sekitar pukul 06.00 dia bersiap ke sekolah.

Selesai sekolah, sekitar pukul 15.30, dia kembali berlatih sampai petang.

Rutinitas itu dia jalani setiap hari, kecuali hari Minggu.

Pada 19 Agustus lalu, dia berangkat ke Jakarta untuk mewakili Jatim di O2SN tingkat nasional.

Dia turun di dua nomor.

Yakni gaya punggung dan kupu-kupu.

Ada rasa nervous di benaknya ketika melihat pesaingnya dari seluruh wilayah Indonesia.

Apalagi melihat catatan waktu para peserta sebelum dia bertanding.

Lomba yang pertama yang diikutinya yakni renang gaya kupu-kupu.

Saat menyentuh titik finish, dia langsung menengok ke papan catatan waktu.

Dia terkejut karena berada di posisi tiga teratas.

Di nomor renang 50 meter gaya kupu-kupu itu, dia mencatatkan waktu 00:27:97.

Catatan itu membuatnya menjadi juara ketiga.

”Mulai saat itu saya semakin percaya diri,” kata dia.

Keesokan harinya, dia turun di nomor renang gaya punggung.

Dia jauh lebih tenang menghadapi lomba yang kedua tersebut.

Tak lupa, dia meminta doa restu dari pihak Pemprov Jatim yang juga hadir di lokasi.

Setelah menyelesaikan lomba, dia tak bisa mengetahui langsung peringkat peserta.

Biasanya, dalam lomba renang itu, peserta dibagi menjadi beberapa seri.

Dengan penuh rasa penasaran, dia menunggu hasil pertandingan.

Perjuangan itu pun berbuah manis.

Dia diumumkan sebagai juara pertama di renang gaya punggung 50 meter.

Airlangga mencatatkan waktu 00:29:39.

Momen tersebut sangat berkesan bagi Airlangga.

Sambil terus menatap mimpinya menjadi tentara, Airlangga juga terus konsisten menekuni olahraga renang.

Event terdekat yang bakal diikutinya yakni pekan olahraga pelajar daerah (Popda).

Dia ditunjuk kembali sebagai perwakilan Kabupaten Malang. (*/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#O2SN #Airlangga Tguh Ashari #cabor renang #medali emas