Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kalah dari Persija, Arema FC Ubah Kebiasaan Rotasi Pemain

Galih R Prasetyo • Senin, 28 Oktober 2024 | 17:18 WIB
ENGGAN TERPURUK: Dalberto Luan (kanan) berduel berebut bola dengan gelandang Persija ramon Bueno  di laga Bri Liga 1, 26 Oktober lalu.
ENGGAN TERPURUK: Dalberto Luan (kanan) berduel berebut bola dengan gelandang Persija ramon Bueno di laga Bri Liga 1, 26 Oktober lalu.

MALANG KOTA- Elemen tim Arema FC enggan terus terpuruk seusai tumbang dari Persija Jakarta, Sabtu lalu (26/10).

Dalberto Luan Belo dkk ingin segera bangkit dari hasil negatif itu.

Rencananya, hari ini mereka kembali menempa diri untuk bersiap menghadapi laga pekan ke10, 1 November nanti.

Upaya bangkit Singo Edan akan di mulai dengan melakukan evaluasi.

Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli sadar, timnya punya sejumlah pekerjaan rumah seusai kehilangan poin pada laga lalu.

Salah satu yang menjadi perhatian, komposisi tim belum maksimal.

Pada laga melawan Persija di Stadion Soepriadi Blitar lalu, Joel memang mengubah komposisi starting eleven tim yang berhasil mengalahkan Malut United, 19 Oktober lalu.

Berdasar catatan koran ini, dia memainkan sejak awal laga Wiliam Marcilio dan Dedik Setiawan yang sebelumnya tampil dari bangku cadangan.

Kedua pemain itu menggantikan Dendi Santoso dan Charles Lokolingoy.

Pada laga itu, Arkhan Fikri didorong lebih melebar karena posisinya diisi Wiliam di tengah.

Dalam tiga laga terakhir, mantan pelatih Al Riyadh itu selalu menampilkan komposisi tim yang berbeda beda.

”Perubahan itu (lawan Persija, red) sejatinya membawa hasil. Kami banyak membuat peluang di babak pertama,” jelas Joel.

Namun, lanjutnya, dengan menurunkan Wiliam dan Dedik sejak awal laga. Arema FC tidak mempunyai banyak opsi saat tertinggal.

Dalam situasi berusaha menyamakan kedudukan, perubahan strategi yang dilakukan Joel adalah dengan memainkan Charles Loko lingoy, Samuel Balinsa, dan Muhammad Rafli.

Mereka menggantikan Dedik, Guevara, dan Syaeful Anwar Meski melakukan upaya tersebut, menurutnya hal itu tidak membawa efek positif yang signifikan untuk tim.

Lini serang Singo Edan tidak banyak membuat peluang.

Sedangkan, pertahanan Singo Edan masih kerap ditembus penyerang Macan Kemayoran.

”Kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi kami,” jelas pelatih berusia 57 tahun itu.

Menurutnya, kedepan akan berusaha lebih jeli dalam menentukan komposisi starting eleven.

  1. Baca Juga: Jelang Arema FC vs Persija : Jhon Alfarizi Pulih, Choi Masuk Skuad

Tujuannya, supaya bisa lebih adaptif dengan segala situasi di lapangan.

Selain itu, Joel akan membenahi kedalaman skuad nya.

Dia ingin, setiap pemain Arema FC mempunyai kualitas permainan yang merata.

Khususnya, terkait taktik yang diinginkan tim pelatih.

Manajer Tim Arema FC Wiebie Dwi Andriyas berharap, hasil kurang memuaskan saat melawan Persija segera diperbaiki.

Semua elemen tim diwajibkannya terus menjaga motivasi, kekompakan, dan berusaha untuk memperbaiki kualitas.

”Saya percaya saat usaha itu di lakukan, kami akan semakin baik secara performa ke depannya,” jelasnya.

Disinggung terkait perubahan komposisi pemain sering dilakukan Joel Cornelli, dia tidak mau banyak berkomentar.

Menurutnya, starting eleven merupakan pilihan pelatih.

Karena itu, saat kurang maksimal, dirinya mengharuskan untuk dilakukan perbaikan. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#rotasi #arema vs persija