Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Peringkat Tujuh, Joe Cornelli Enggan Puas, Permainan belum Konsisten 90 Menit

Galih R Prasetyo • Senin, 4 November 2024 | 16:43 WIB
BELUM SEMPURNA: Pablo Oliveira (melompat, kanan) berusaha menghalau bola dalam laga melawan Barito Putera, 1 November lalu.
BELUM SEMPURNA: Pablo Oliveira (melompat, kanan) berusaha menghalau bola dalam laga melawan Barito Putera, 1 November lalu.

MALANG KOTA - Keberhasilan Arema FC naik ke posisi tujuh klasemen BRI Liga 1 belum membuat tim pelatih puas.

Joel Cornelli melihat, Dalberto Luan dkk punya sejumlah pekerjaan rumah seusai menang dari Barito Putera, 1 November lalu.

Salah satu yang menjadi perhatiannya konsistensi permainan tim.

Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli menjelaskan, pada laga kontra Barito Putera lalu ada perbedaan performa antara babak pertama dan babak kedua.

Dia melihat, saat interval pertama Dalberto Luan Belo bermain sangat bagus.

”Namun, saat memasuki 45 menit kedua, kualitas permainan Arema FC mengalami penurunan,” katanya.

Akibat situasi itu, hampir membuat Singo Edan gagal mendapat kemenangan.

Lantas, apa penyebab perbedaan permainan itu? Salah satu penyebabnya, berkurangnya fokus dan konsentrasi para pemain Singo Edan.

Menurut Joel, saat mampu unggul satu gol, anak asuhnya menurunkan intensitas permainan.

”Intensitas permainan kami menurun karena mereka (para pemain, red) merasa sudah aman,” paparnya.

Joel merasa saat babak kedua Arkhan Fikri cs bermain lebih santai.

Kondisi itu membuat lawan mendapat momentum.

Karena itu, penggawa Arema FC tidak lagi bermain dengan agresif dan ngotot seperti babak pertama.

Akhirnya, lawan lebih banyak mendapatkan ruang untuk menguasai bola.

Lalu berujung mendapat gol.

Bahkan, Laskar Antasari hampir menyamakan kedudukan pada babak akhir tambahan waktu.

Untungnya, Alhaji Gero yang mendapatkan peluang tidak mampu melakukan finishing dengan sempurna.

Penilaian Joel itu selaras dengan statistik yang dirilis oleh operator kompetisi PT LIB.

Pada babak kedua, tepatnya mulai menit ke-60, Barito Putera memang mendominasi pertandingan.

Satu indikasinya, mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 65 persen.

Sementara Arema FC hanya 35 persen saja.

Demi mengatasi problem tersebut, tim pelatih Arema FC akan menyiapkan menu latihan khusus.

Dia perlu melakukan perbaikan karena saat dibiarkan bisa membuat tim gagal menang di laga selanjutnya.

”Kami masih beruntung, karena di laga lalu lawan tidak melakukan penyelesaian dengan baik,” katanya.

Di tempat terpisah, Pemain Arema FC Hamzah Titofani mengatakan, timnya akan terus melakukan perbaikan.

Itu dilakukan demi menjaga kualitas permainan tim yang sudah semakin berkembang.

”Tentu kami ingin terus menjadi lebih baik di pertandingan selanjutnya,” jelas dia.

Pemain berusia 22 tahun itu menjelaskan, dia dan rekannya akan berlatih lebih keras lagi.

Semua aspek akan mereka tingkatkan.

Tito merasa, kompetisi masih sangat panjang, tidak baik untuk berpuas diri saat ini.

Sebagai pemain yang pernah bermain di Liga 2 dan Liga 1, dia melihat kompetisi kasta teratas sangat kompetitif.

”Kami perlu bermain baik untuk terus bersaing,” katanya. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #permainan #tim #evaluasi