RADAR MALANG - Rahmad Darmawan, kelahiran Lampung pada 28 November 1966, adalah salah satu pelatih sepak bola terkemuka yang pernah menukangi Arema.
Dengan latar belakang militer sebagai perwira TNI Angkatan Laut, Rahmad Darmawan adalah sosok dibalik Arema Los Galacticos.
Pada tahun 2012, Rahmad resmi menukangi Arema Cronus, yang saat itu tampil di Liga Super Indonesia (ISL).
Di bawah kepemimpinannya, Arema dikenal dengan julukan “Los Galacticos” lokal.
Mengingat, deretan pemain bintang memperkuat tim, termasuk Beto Goncalves, Cristian Gonzales, Greg Nwokolo, dan Keith Kayamba Gumbs.
Formasi dan taktik yang diterapkan Rahmad sukses membawa tim ini ke posisi runner-up ISL musim 2013.
Kombinasi strategi ofensif dan kemampuan Rahmad dalam memanfaatkan talenta para pemain berhasil mencatatkan 57 gol dari total 70 gol Arema sepanjang musim tersebut.
Berkat capaian itu, Arema juga berhasil mencicipi kancah AFC Cup walaupun Rahmad tak lagi menjadi pelatihnya.
Selain sukses di liga, Rahmad juga membawa Arema Cronus meraih dua gelar penting pada 2013, yakni Menpora Cup dan Inter Island Cup.
Keberhasilan ini menjadi bukti kecakapannya dalam memimpin Arema menghadapi kompetisi-kompetisi regional dan nasional.
Setelah periode sukses bersama Arema, Rahmad mengundurkan diri untuk fokus melatih Tim Nasional U-23 dan kemudian bergabung dengan klub lain, termasuk Bhayangkara FC dan Madura United.
Rahmad membangun karier yang solid dalam dunia sepak bola, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Sebelum bergabung dengan Arema Cronus, ia telah mencetak banyak prestasi, seperti meraih juara Liga Indonesia bersama Persipura Jayapura dan tiga kali juara Piala Indonesia bersama Sriwijaya FC.
Karier Rahmad sebagai pelatih mencerminkan dedikasinya yang tinggi dan kecermatan dalam strategi.
Hingga kini, ia tetap dihormati di dunia sepak bola Indonesia, dan pengalaman bersama Arema pada 2012-2013 menjadi salah satu pencapaian penting dalam jejak profesionalnya.(fin)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana