RADAR MALANG - Manchester United mengalahkan Leicester City 3-0 di Old Trafford dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu (10/11) malam WIB.
Kemenangan ini membawa Setan Merah ke posisi lebih baik, meskipun masih di luar 10 besar klasemen.
Gol-gol MU dicetak oleh Bruno Fernandes dan bunuh diri Victor Kristiansen pada babak pertama, sementara Alejandro Garnacho melengkapi kemenangan dengan gol indah di menit ke-82.
Baca Juga: Ten Hag Keluar, MU Berhasil Tumbangkan Leicester 5-2 di Bawah Pimpinan Ruud Van Nistelrooy
Namun, momen menarik terjadi ketika Garnacho, yang tampil sebagai pemain pengganti pada menit ke-57, tidak melakukan selebrasi setelah mencetak gol.
Hal ini menimbulkan tanda tanya di kalangan suporter dan pengamat, mengingat Garnacho biasanya ekspresif dalam merayakan golnya.
Usai pertandingan, kapten MU, Bruno Fernandes, mengungkapkan alasan di balik sikap Garnacho tersebut.
Baca Juga: Mees Hilgers, Harapan Baru Lini Belakang Timnas Indonesia
Menurut Fernandes, pemain muda Argentina itu merasa kehilangan dukungan dari sebagian penggemar yang meragukan performanya.
"Saya katakan kepadanya bahwa orang-orang akan selalu mengeluh, tetapi banyak yang tetap mendukung dan menikmati apa yang ia lakukan." Ujar Fernandes
Fernandes juga menegaskan kepada Garnacho bahwa selebrasi adalah sesuatu yang spesial, terutama karena ia merupakan pemain yang dianggap bisa membuat perbedaan bagi tim.
"Saya bilang padanya untuk tetap merayakan karena itu adalah momen istimewa," tambah Fernandes.
"Kami ingin para pembeda ini mencetak gol, meskipun tidak setiap laga akan selalu mudah."
Selain momen Garnacho, Fernandes juga tampil cemerlang dengan kontribusinya dalam kemenangan MU kali ini, meski sempat ada kontroversi terkait gol keduanya yang dinilai sebagai gol bunuh diri oleh Kristiansen. (rie)
Editor : Aditya NovrianSumber : Radar Malang