KLEMUK Bike Park menjadi momok bagi semua peserta seri final 76 Indonesian Downhill 2024, 9-10 November lalu.
Bukan hanya para pembalap lokal yang kerepotan dengan lintasan yang berlokasi di Kota Batu tersebut.
Tetapi para peserta dari luar negeri mengakui kesulitan track downhill klemuk.
Salah satunya adalah Peserta Kategori Men Elite Asal Inggris Bernard Kerr.
Pria berusia 33 tahun itu mengatakan, venue seri final 76 Indonesian Downhill 2024 menantang.
Itu karena, mempunyai tingkat kemiringan yang sangat curam.
Apalagi, bagian awal lintasannya cukup sempit. ”Banyak tikungan tajam di setiap track,” jelas dia.
Menurutnya, bahkan ada yang hampir 180 derajat.
Selain itu, terdapat turunan di sepanjang lintasan.
Akibatnya, para peserta harus sangat sigap untuk menghadapi semua rintangan yang ada sepanjang lintasan.
Bernard mengatakan, sebelum memulai turnamen itu, dia sempat harus melakukan uji coba lintasan sebanyak tiga kali.
Tujuannya mendapat feeling balapan.
Tapi, saat perlombaan hujan turun, itu membuatnya mendapat tantangan tambahan sepanjang kejuaraan pertama.
”Saya akhirnya jatuh dan catatan waktu terlambat,” jelas dia.
Meski begitu, Bernard bisa membuktikan kelasnya sebagai atlet downhill kelas dunia pada babak final.
Dia berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 50 detik. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana