MALANG KOTA - Jeda panjang seusai melawan Madura United memberi keuntungan untuk Arema FC.
Selain bisa terus meningkatkan performa tim, pemain Singo Edan yang cedera punya waktu pemulihan dengan maksimal.
Lucas Frigeri dkk dijadwalkan kembali berlaga,3 Desember nanti melawan Persita Tangerang.
Saat ini ada empat pemain Arema FC yang mengalami problem kaki.
Mereka adalah Johan Ahmat Farizi, Syaeful Anwar, Daffa Fahis, dan Salim Tuharea.
Akibat itu, keempat nama tersebut harus melewatkan laga melawan Madura United lalu.
Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli mengatakan, punya waktu 11 hari sebelum menghadapi laga selanjutnya merupakan hal bagus.
Menurutnya, tim medis dan pemain akan menggunakan waktu itu sebaik mungkin.
”Tim kesehatan kami akan bekerja dengan maksimal supaya mereka (pemain cedera, red) cepat pulih,” kata dia.
Mantan pelatih Al-Riyadh itu melihat, perkembangan pemulihan pemain yang alami problem kaki berjalan baik.
Artinya, ada banyak kemajuan untuk mereka segera kembali berlaga.
Dia yakin Jhon Alfarizi, Syaeful, dan Salim comeback pada pekan ke-12 nanti.
Sedangkan untuk Daffa, masih membutuhkan waktu kembali berlatih. Itu menyusul, dia sebelumnya melakukan operasi pemulihan cedera lutut.
”Informasi yang saya terima, cedera Salim dan Jhon masuk kategori ringan,” ujarnya.
Syaeful menjalani pemulihan tahap akhir.
Tapi, memang saat lawan Madura United lalu belum bisa dipaksakan berlaga.
Alasannya, terlalu berisiko problem kakinya tambah parah.
Juru taktik asal Brasil itu, tidak menampik membutuhkan tenaga ketiga pemain tersebut pada laga selanjutnya.
Kehadiran, mereka bisa memperbanyak opsi strategi tim.
Joel percaya, kemampuan individu pemain-pemain itu bisa membantu Arema FC melanjutkan tren positif.
”Alfarizi kapten tim, kehadirannya bisa meningkatkan mental pemain,” ujar pelatih berusia 57 tahun itu.
Sedangkan Salim bisa menambah variasi lini serang tim. Seperti diketahui, dia lebih tajam musim ini dibandingkan saat masih berkostum Madura United.
Di tempat terpisah, Fisioterapi Arema FC Reta Arroyan menjelaskan, jeda panjang sebelum laga selanjutnya menguntungkan.
Itu karena, pemain bisa fokus untuk menjalani program pemulihan.
”Mereka (pemain cedera, red) bisa lebih tenang menjalani treatment,” katanya.
Menurutnya, setiap pemain selalu mempunyai hasrat besar untuk berlaga.
Karena itu, saat ada pertandingan, konsentrasi mereka dalam pemulihan bisa sedikit terpecah.
Meski begitu, dia melihat peluang Jhon, Salim, dan Syaeful kembali berlatih dan bertanding besar.
Itu karena, perkembangan pemulihan berjalan baik.
”Mas Jhon misalnya, dia sudah bisa tampil dilaga selanjutnya,” katanya.
Menurutnya, tim medis akan berusaha maksimal membantu pemulihan pemain. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana