RADAR MALANG - Klub sepak bola ternama Manchester United tidak ragu untuk menyuarakan pendapatnya mengenai kasus kontroversial Gus Miftah yang menghina penjual es teh di Mojokerto, Jawa Tengah.
Dalam unggahan terbaru di akun Instagram resmi mereka, @manchesterunited, Manchester United memamerkan foto para pemainnya saat mengangkat trofi juara dengan caption yang menarik perhatian.
"Menjunjung es teh maupun menjungjung trofi, keduanya sama-sama mulia." tulis akun tersebut.
Unggahan tersebut menjadi viral dan mendapatkan banyak reaksi dari netizen Indonesia.
Beberapa orang merasa bahwa Manchester United telah memberikan sindiran kepada Gus Miftah dengan unggahan tersebut, sementara yang lain mengapresiasi klub untuk turut serta dalam isu yang sedang ramai.
Kasus Gus Miftah terjadi pada pengajian Magelang Bersholawat di Mojokerto pada Rabu (20/11), di mana Gus Miftah terlihat menghentikan ceramahnya untuk bertanya kepada penjual es teh tentang jumlah dagangan yang tersisa.
Namun, daripada memberikan solusi atau membeli es teh tersebut, Gus Miftah malah mengolok-olok penjual dengan kata-kata kasar.
Dalam unggahannya, Manchester United mengingatkan bahwa setiap pekerjaan, termasuk menjual es teh, memiliki nilai yang sama tinggi.
"Menjunjung es teh maupun menjungjung trofi, keduanya sama-sama mulia," tulis akun Instagram resmi klub tersebut.
Unggahan ini juga menampilkan foto para pemain Manchester United saat mengangkat trofi Liga Champions 1998/99, menambah sentuhan emosional pada pesan yang disampaikan.
Selain itu, Manchester United juga mengungkapkan bahwa mereka mendukung prinsip-prinsip kesetaraan manusia dan menghormati semua pekerjaan.
Dalam beberapa tweet lainnya, klub menyuarakan dukungan mereka terhadap hak-hak asasi manusia dan menekankan pentingnya menghormati semua pekerjaan, terlepas dari seberapa sederhana atau kompleksnya.
Kasus Gus Miftah yang sudah beredar di media sosial menggambarkan betapa pentingnya kesadaran akan pentingnya setiap pekerjaan dan pentingnya menghormati semua orang tanpa memandang profesi atau status sosial mereka.
Dengan unggahan tersebut, Manchester United menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berfokus pada sepak bola, tetapi juga peduli terhadap isu-isu sosial yang ada di masyarakat. (Dwi Jaya Saputra)
Editor : Aditya Novrian