Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Preview Persebaya Surabaya Vs Arema FC, Bajul Ijo Dikomando Uston, Singo Edan Ingin Naik Papan Atas

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 7 Desember 2024 | 17:07 WIB
FOTO: ANGGER BONDAN/ JAWA POS, DARMONO/ RADAR MALANG
FOTO: ANGGER BONDAN/ JAWA POS, DARMONO/ RADAR MALANG

Green Force Tak Bisa Didampingi Pelatih Kepala 

MALANG KOTA - Selain menjadi ajang adu gengsi, laga nanti sore cukup krusial bagi kedua tim. 

Persebaya tentu ingin mempertahankan posisinya di puncak klasemen. 

Kekalahan atau hasil imbang bakal menjadi keuntungan tim-tim di bawah mereka. 

Sementara bagi Arema FC, kemenangan bakal membuka peluang untuk bersaing di papan atas.

Singo Edan kini hanya berjarak enam poin dari Persebaya. 

Mereka tentu ingin memperpendek jarak tersebut. 

Sekaligus memperbaiki rekor paro musim dalam tiga tahun terakhir (selengkapnya baca grafis). 

GRAFIS: RIO/ RADAR MALANG
GRAFIS: RIO/ RADAR MALANG

Di bawah nakhoda Joel Cornelli, Arema FC memang tampil lebih meyakin kan dibanding musim lalu. 

Buktinya, meski masih menyisakan lima pertandingan di putaran pertama, total poin mereka sudah melampaui catatan musim 2023/2024. 

Sementara untuk musim 2022/2023, mereka hanya punya selisih lima poin saja. 

Kepada Jawa Pos Radar Malang, Joel Cornelli menyebut bahwa laga nanti sore sangat untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain. 

”Karena kemenangan atas tim besar seperti Persebaya bisa meningkatkan kepercayaan diri dan mentalitas pemain,” jelas juru taktik asal Brazil itu. 

Bila berhasil mendapat hasil maksimal, dia optimistis skuadnya bakal tampil lebih garang lagi di empat pertandingan tersisa paro musim. 

Ya, setelah melawan Persebaya, Arema FC bakal bertemu dua tim papan tengah. 

Yakni Persik Kediri dan PSBS Biak. 

Lalu dua klub lainnya adalah penghuni zona merah. 

Yakni Persis Solo dan Semen Padang. 

”Sudah target saya sejak dikontrak pada awal musim. Saya ingin membuat Arema FC kembali menjadi klub papan atas di Indonesia,” tegas Joel. 

Meski cukup optimistis, dia mengakui bahwa Persebaya Surabaya bukanlah lawan yang mudah. 

Buktinya, Persebaya belum menelan kekalahan dalam empat laga terakhir. 

Malik Risaldi dkk mendapatkan satu hasil imbang dan tiga kemenangan. 

”Menurut saya, mereka merupakan tim yang seimbang di semua lini,” tutur Joel. 

Meski tidak seproduktif timnya, dia melihat tim lawan konsisten mencetak gol dalam lima pertandingan terakhir. 

Ditambah, Persebaya mempunyai pemain tajam di lini tengah. 

Seperti Mohammed Rashid. 

Sampai saat ini, pemain berkebangsaan Palestina itu sudah mencetak lima gol. 

Dua striker haus gol Persebaya juga patut diwaspadai. 

Di antaranya Bruno Moreira dan Flavio da Silva. 

Masing-masing dari mereka sudah tiga kali mencatatkan namanya di papan skor.

Dia mengatakan, setiap musim mempunyai kondisi nya bakal berbeda. 

Menurutnya, musim ini Arema FC banyak mematahkan banyak mitos di Liga 1. 

”Kemarin saat lawan Bali United dan PSIS Semarang katanya kami tidak pernah menang. Tapi faktanya berbeda musim ini,” jelas mantan arsitek Tim Al Riyadh itu. 

Sementara itu, Pemain Arema FC Bayu Aji memastikan bahwa dia dan rekan rekannya sudah sangat siap untuk menantang tuan rumah. 

”Kami tetap percaya diri untuk pertandingan besok (hari ini),” ujarnya. 

Menurutnya, waktu persiapan di Malang sudah dimanfaatkan untuk memperbaiki kekurangan tim. 

Tujuannya, membuat permainan mereka lebih solid lagi. 

”Semoga kami bisa mendapatkan tiga poin,” harap pemain berusia 25 tahun itu. 

Disisi lain, Persebaya diuntungkan banyak hal saat melawan Arema FC. 

Selain bermain di kandang sendiri, mereka juga bisa tampil dengan kekuatan penuh.

Namun, terdapat salah satu tantangan bagi Green Force

Yakni mereka akan menghadapi Singo Edan tanpa Pelatih Paul Munster di bench. 

Juru taktik berusia 42 tahun tersebut terkena sanksi akumulasi kartu. 

Dia mendapat kartu kuning kedua saat laga kontra Madura United pekan lalu. 

Berdasar regulasi yang ditetapkan PT Liga Indonesia Baru (LIB), Munster harus absen di satu laga selanjutnya. 

Meski begitu, ada Asisten Pelatih Persebaya Uston Nawawi yang bisa mendampingi pemain Persebaya di pinggir lapangan. 

Dia mengatakan, kehilangan pelatih kepala di pinggir lapangan bukan hal yang besar bagi timnya. 

Itu karena mereka sudah melakukan persiapan sebelum laga dengan maksimal. 

”Coach Paul selalu ada di sesi latihan, jadi sama saja,” jelas Uston. 

Dia menambahkan, timnya mempunyai modal penting sebelum menghadapi Arema FC. 

Yakni keberhasilan mereka menang atas Madura United. 

Catatan itu membuat kepercayaan diri pemainnya meningkat. 

”Saya yakin kami bisa dapat tiga poin dan tetap di puncak klasemen,” tutur dia.

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Surabaya #Arema FC #Persebaya