JAYUS Hariono dkk direncanakan tidak naik mobil rantis saat menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) nanti sore.
Sebagai gantinya, pemain Arema FC akan naik bus dari hotel tempat menginap menuju kandang Persebaya Surabaya.
Skema transportasi untuk mengangkut penggawa Singo Edan ke GBT itu sama seperti pertemuan sebelumnya.
Pada Liga 1 putaran pertama musim 2023/2024 lalu, penggawa Arema FC juga naik bus ke Stadion GBT dari hotel berada wilayah Gresik.
Pada waktu itu, bus rombongan penggawa Singo Edan dikawal ketat pihak keamanan.
Lalu, di dalam bus tim terdapat beberapa personel Brimob.
Tapi, saat meninggalkan Stadion GBT, Jayus Hariono cs tidak lagi naik bus.
Penggawa Singo Edan naik mobil rantis berjumlah empat.
Ketua Panpel Persebaya Ram Surahman mengatakan, penggunaan bus sebagai alat transportasi tim tamu menuju Stadion GBT saat laga big match tidak pertama terjadi.
Menurutnya, pemain Persija Jakarta juga menggunakan skema transportasi yang sama.
Baca Juga: Kiper Arema FC Women Laita Ro’ati Masykuroh Sempat Gugup Hadapi Laga Final AFF Cup
”Tidak ada yang perlu ditakutilah, kami dari Panpel juga by control dari Polrestabes Surabaya,” katanya.
Harus naik bus ke Stadion GBT dari tempat menginap, Manajer Arema FC Wiebie Dwi Andriyas mengatakan, mengikuti arahan Panpel Persebaya.
Dia percaya, hal tersebut sudah dipertimbangkan secara matang.
”Kami tidak protes, kami yakin ada pengawalan ketat,” katanya.
Menurutnya, datang ke kandang lawan dengan naik bus bukan pertama terjadi.
”Kami sudah terbiasa away, Insya allah siap dengan atmosfer jelang pertandingan nanti,” ucapnya.
Dia ingin semua pemain Singo Edan fokus pertandingan. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana