KABUPATEN - Komposisi skuad Arema FC saat melawan Persis Solo, Kamis nanti (12/12) lebih komplet.
Sejumlah pemain lokal yang sebelumnya absen saat melawan Persebaya Surabaya, siap kembali tampil.
Penggawa Singo Edan yang ready untuk comeback di antaranya Salim Tuharea, dan Johan Ahmat Farizi.
Salim harus absen akibat mengalami cedera hamstring saat persiapan sebelum melawan Madura United, 21 November lalu.
Akibatnya, dia harus melewatkan laga melawan Madura United, Persita Tangerang, dan Persebaya.
Sama dengan Salim, Jhon Alfarizi tidak bermain bersama Arema FC selama tiga pertandingan beruntun.
Pada waktu tim melawan Madura United, Persita, dan Persebaya. Pemain asal Kabupaten Malang itu absen akibat pemulihan seusai operasi kecil di jari kaki dan kursus kepelatihan.
Saat melawan Persebaya, Alfarizi sejatinya masuk skuad.
Tapi, kehadirannya di Stadion Gelora Bung Tomo tidak dipersiapkan untuk bermain.
Manajemen Singo Edan sengaja menghadirkan dia dan Dendi Santoso untuk memotivasi tim.
Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli menjelaskan, kondisi Salim dan Jhon Alfarizi semakin bugar.
Keduanya dilihat mempunyai kesempatan untuk kembali bermain pada laga besok.
”Mereka masuk daftar pemain tim yang dibawa ke Blitar hari ini (kemarin, red),” katanya.
Sejak kemarin berada di Kota Patria, Alfarizi dan Salim mengikuti sesi persiapan tim di Stadion Soepriadi.
Menurutnya, mereka menjadi opsi pemain yang diandalkan untuk melawan Persis Solo, besok sore.
Kembalinya Alfarizi dan Salim, dirasa Joel menjadi hal yang melegakan.
Menurutnya, kehadiran mereka punya efek positif untuk tim.
Salim bisa menambah variasi serangan Arema FC.
Sedangkan pengalaman Alfarizi dibutuhkan untuk membuat tim bangkit dan lini belakang tambah solid.
Dalam pertandingan besok, Arema FC masih akan bermain tanpa Achmad Maulana Syarif di lini belakang.
Dia memperkuat Timnas Indonesia dalam ajang ASEAN Cup 2024.
Sedangkan Bayu Setiawan yang mengalami problem kaki lawan Persebaya, akan absen di laga lawan Persis.
Mantan pelatih Al Riyadh itu mengatakan, sudah berkonsultasi dengan fisioterapi dan pelatih fisik Arema FC terkait kondisi dua pemain itu.
Dia menjabarkan, tim pelatih sudah mendapat lampu hijau untuk memainkan mereka.
Di tempat terpisah, Fisioterapi Arema FC Reta Arroyan mengatakan, waktu pemulihan Salim sesuai dengan perkiraan.
Pemain asal Maluku itu diperkirakan kembali bugar sepenuhnya seusai dua pekan menjalani pemulihan.
”Tadi (kemarin, red) sudah gabung latihan seperti biasa dengan pemain pemain lain,” jelas dia.
Meski begitu, Retta mengatakan, keputusan pemain itu diturunkan atau tidak, berada di tangan pelatih.
Sebagai fisioterapi, dia fokus memantau kondisi pemain pemain yang saat ini masih dalam masa pemulihan.
Di antaranya Syaeful Anwar, Daffa Fahis, dan Dendi Santoso. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana