Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Trainer Goalkeeper Arema FC Tiago Simoes Bersahabat dengan Pelatih Kiper Unggul FC Malang

Galih R Prasetyo • Rabu, 11 Desember 2024 | 18:00 WIB

 

TIDAK KESEPIAN: Tiago Simoes  memberikan instruksi dalam sesi latihan tim di Stadion Gajayana, Senin  lalu (9/12).
TIDAK KESEPIAN: Tiago Simoes memberikan instruksi dalam sesi latihan tim di Stadion Gajayana, Senin lalu (9/12).

PELATIH Kiper Arema FC Tiago Simoes tidak merasa kesepian selama tinggal di Malang.

Itu karena, dia mempunyai sejumlah sahabat yang berkarier di Indonesia.

Salah satunya, pelatih kiper Unggul FC Malang Marco Dias.

Kepada Jawa Pos Radar Malang Tiago bercerita, sudah mengenal Marco Dias saat masih berkarier di Portugal beberapa tahun lalu.

Itu karena, keduanya berasal dari satu kota yang sama Figueira da Foz.

Wilayah itu terletak di Distrik Coimbra, Portugal.

”Di Portugal, pelatih kiper sepak bola dan futsal memang saling mengenal satu sama lain,” tutur pria berusia 41 tahun itu.

Meski begitu, Tiago dan Marco mempunyai perjalanan karier yang berbeda.

Tiago melatih di Portugal sampai tahun 2018.

Seusai itu, dia memilih melanjutkan karier di Tiongkok.

Lalu bergabung dengan Arema FC tahun ini.

Sementara Marco, sepanjang kariernya sebagai pelatih kiper futsal sejak 2007, hanya bergabung dengan klub futsal di Portugal.

Selama di sana, dia ikut mendirikan Futsal Goalkeeper Academy Figueira da Foz di negara asalnya.

Sebelum akhirnya bergabung dengan Unggul FC Malang pada awal tahun 2024 lalu.

”Tapi, saat sudah di Malang, kami jarang bertemu,” tutur Tiago.

Itu karena, mereka sama sama sibuk untuk menyiapkan tim.

Mulai dari aktivitas latihan sampai menjalani pertandingan di kompetisi.

Meski begitu, Tiago masih kerap berkomunikasi lewat telepon.

Umumnya, saling sharing mengenai dunia kepelatihan kiper.

Dia juga kerap bertanya terkait tempat tempat wisata di Malang.

”Mempunyai rekan se negara dalam satu kota yang sama menjadi keuntungan buat saya,” tutur dia.

Itu karena, membantunya beradaptasi dengan lingkungan baru di Malang.

Menurutnya ada sejumlah perbedaan antara Portugal dan Malang. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #rekan #satu darah #Unggul FC