CABOR angkat berat Kota Malang semakin optimistis menatap Porprov Jawa Timur 2025.
Penyebabnya, mereka sukses mengoleksi prestasi dalam Kejurprov Jatim pekan lalu.
Dalam turnamen yang berlangsung di Kediri itu, mereka meraih 16 medali.
Perinciannya, empat emas, 11 perak, dan satu perunggu.
Atlet Kota Malang peraih dua medali emas Brian Dita sangat bangga dengan capaian itu.
Menurutnya, hasil itu sebanding dengan kerja keras yang sudah dia dan rekannya lakukan selama empat bulan.
”Lima kali dalam sepekan kami berlatih,” tutur Dita.
Menurutnya, meraih prestasi itu tidak mudah.
Itu karena, harus mampu menjaga fisik, mengontrol emosi dan mengelola psikis.
Itu perlu dilakukan supaya performa tidak menurun saat tampil di kejuaraan tahun depan.
Dia mengatakan, hasil yang sudah diraih 16 atlet asal Kota Malang itu bisa menjadi acuan untuk Porprov Jatim 2025 nanti.
Itu karena, peserta Kejurprov merupakan atlet pilihan dari berbagai wilayah di Jatim.
Karena itu, tampil di kejuaraan tersebut bisa membuat mereka membaca kekuatan calon kompetitor di Porprov Jatim 2025 nanti.
Berangkat dari itu, Dita tidak akan puas dengan prestasi yang sudah diraih.
Baginya, wajib untuk tetap kerja keras di latihan dan meningkatkan kemampuan.
”Target kami ke tingkat nasional. Di level itu, masih banyak yang lebih kuat,” jelas peraih dua medali emas di Porprov Jatim 2023 itu.
Di tempat terpisah, Ketua Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia Kota Malang Soewito sangat bangga dengan prestasi para atlet.
Dia mengatakan, 16 medali yang diraih menunjukkan mentalitas anak asuhnya sudah meningkat.
”Kejurpov ini memang agenda persiapan kami menghadapi Porprov Jatim tahun depan,” tutur dia. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana