Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pelatih Arema FC Enggan Salahkan Pablo Oliveira

Galih R Prasetyo • Jumat, 13 Desember 2024 | 17:00 WIB
HARUS BANGKIT: Pablo Oliveira (kiri) berusaha menghadang penyerang Persis Solo Karim Rossi yang ingin merebut bola dalam laga BRI Liga 1 pekan ke-14, kemarin.
HARUS BANGKIT: Pablo Oliveira (kiri) berusaha menghadang penyerang Persis Solo Karim Rossi yang ingin merebut bola dalam laga BRI Liga 1 pekan ke-14, kemarin.

Joel Pasang Badan untuk Pemainnya

BLITAR - Gelandang asing Arema FC Pablo Oliveira kembali bernasib apes dalam laga BRI Liga 1 pekan ke-14, kemarin.

Pemain asal Brasil itu menjadi salah satu penyebab Persis Solo bisa menyamakan kedudukan dengan Arema FC.

Dia melakukan gol bunuh diri untuk Arema FC secara tidak sengaja sesuai bola hasil sapuan Choi Bu-kyung mengarah ke kakinya pada menit 75.

Seusai membentur kaki Pablo, bola meluncur ke gawang Arema FC yang tengah ditinggal Lucas Frigeri.

Skor 1-1 saat itu, berakhir sampai laga selesai.

Arema FC gagal memetik poin penuh di kandang untuk ke empat kali dari enam laga.

Sebelumnya, pada laga melawan Persebaya Surabaya, 7 Desember lalu, Pablo menjadi sorotan akibat kesalahannya passing berujung gol lawan.

Pada waktu itu, umpan Pablo yang keliru membuat Persebaya melakukan counter attack.

Lewat proses itu, tim berjuluk Green Force tersebut mendapat hadiah penalti karena Malik Risaldi dilanggar Anwar Rifai.

Eksekusi Flavio Silva saat itu berjalan dengan baik dan akhirnya Persebaya akhiri laga dengan kemenangan 3-2.

Hasil itu memperpanjang rekor Arema FC tidak pernah mendapat poin di Stadion Gelora Bung Tomo sejak Piala Presiden 2019 lalu.

Pablo kembali menjadi sorotan, Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli enggan menyalahkan pemain berusia 29 tahun itu.

Menurutnya, dalam laga kemarin mantan pemain Botafogo-SP itu sudah menjalankan perannya di lini tengah dengan positif.

”Saya pikir dia (Pablo, red) sudah bermain baik hari ini (kemarin, red). Tidak bisa hanya menyalahkan dia,” katanya.

Mantan pelatih Al-Riyadh itu melihat, satu kesalahan yang dilakukan pemain bukan berarti pantas untuk penggawa tersebut mendapat label buruk.

Joel yakin, Pablo tidak ada niat menurunkan performanya untuk membuat Arema FC gagal menang.

Menurutnya, semua pemain Singo Edan punya kualitas.

Punya keinginan membawa tim meraih hasil maksimal seusai kalah pekan lalu.

Disinggung kesalahan Pablo di laga melawan Persebaya, Joel juga enggan menjadikan pemainnya itu kambing hitam.

Baginya, saat tim mendapat hasil negatif semua elemen tim harus ikut menanggung hal tersebut.

Begitu juga saat menang, semua boleh merayakan.

Berangkat dari itu, Joel berharap Pablo dan semua pemain Arema FC menjadikan pelajaran hasil dua laga terakhir.

Menurutnya, elemen tim harus segera bangkit dan tidak boleh terpuruk.

”Ke depan kami mempunyai pertandingan yang harus dimenangkan,” katanya.

Karena itu dia ingin penggawa tim segera fokus melakukan perbaikan seusai laga kemarin.

Joel mengatakan, elemen tim akan berusaha mengganti poin yang hilang di dua laga terakhir saat away ke kandang Persik Kediri, 16 Desember nanti.

Meski dia sadar tidak mudah mewujudkan misi itu, namun Joel melihat kesempatan itu selalu ada.

Apalagi, statistik tandang Arema FC positif sejauh ini.

Sementara itu, Hamzah Titofani mengatakan semua penggawa tim sudah berjuang keras untuk menang.

Tapi, dewi fortuna belum berpihak kepada Singo Edan.

”Harus diakui kami terlalu banyak membuang peluang,” katanya.

Ke depan, siap memperbaiki diri dan tampil lebih baik. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #salahkan #Pablo Oliveira #Enggan #Pelatih