KONI Kota Malang menambah cabor sebelum tampil di Porprov Jawa Timur 2025 nanti.
KONI Kota Malang membentuk tiga cabor baru untuk memperbesar peluang mendapat medali emas di ajang itu.
Cabor anyar yang KONI Kota Malang bentuk di antaranya, Kabaddi, Triathlon, dan Modern Pentathlon.
Sebagai informasi, Kabaddi merupakan seni bela diri dari Bangladesh yang menggabungkan teknik gulat, kecepatan, dan kelincahan.
Triathlon, olahraga yang mencakup aktivitas renang, balap sepeda, dan lari.
Sementara Pentathlon menggabungkan lima olahraga berbeda yakni anggar, menembak, renang, berkuda, dan lari.
Sekretaris Umum KONI Kota Malang Yudho Nugroho mengatakan, sebelum tiga cabor itu terlebih dulu membentuk Kurash dan IBCMMA.
Penambahan itu membuat KONI Kota Malang saat ini mempunyai 58 cabor proyeksi Porprov Jatim.
”Kami langsung kasih target emas di semua cabor itu,” ujarnya.
Tujuannya, supaya perolehan medali Kota Malang meningkat.
Muaranya, bisa membuat kontingen Malang memenuhi target menjadi runner-up di Porprov Jatim nanti.
Dia mengatakan, mereka tidak hanya memperhatikan aspek kuantitas saja dalam membentuk cabor baru.
Lebih jauh, melihat sumber daya cabor di Kota Malang.
Meliputi ketersediaan pelatih, atlet, dan fasilitas.
”Struktur lembaganya sudah kami bentuk juga,” ujar Yudho.
Baik cabor Kabaddi, Triathlon, dan Pentathlon sudah bergabung dengan federasi masing-masing di tingkat regional maupun nasional.
Menurutnya, penambahan tiga cabor itu sangat strategis.
Itu karena, Kabaddi, Triathlon, dan Pentathlon baru dilombakan tahun depan.
Sehingga belum banyak daerah di Jawa Timur yang mempunyai pembinaan yang bagus. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana