MALANG KOTA - Kabar buruk menerpa Arema FC seusai laga melawan Persik Kediri, kemarin.
Center back andalan Arema FC Thales Lira belum bisa kembali lebih cepat.
Pemain Arema FC itu diprediksi akan menepi sampai putaran pertama BRI Liga 1 musim ini selesai.
Dokter Tim Arema FC Nanang Tri Wahyudi mengatakan, cedera yang dialami Thales tidak masuk kategori ringan.
Karena itu, dia membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama.
”Perkiraan kami, dia (Thales, red) masih butuh satu sampai dua pekan lagi untuk pulih,” jelas Nanang kepada wartawan koran ini, kemarin.
Melihat jadwal sisa laga Arema FC di putaran pertama, Thales berpeluang comeback saat awal putaran kedua kompetisi.
Seusai melawan Persik kemarin, Singo Edan menyisakan dua laga di putaran pertama Liga 1.
Melawan PSBS Biak, 21 Desember dan Semen Padang, enam hari berselang.
Meski begitu, peluang Thales pulih lebih cepat tetap ada.
Menurut Nanang, potensi tersebut terbuka asalkan mantan pemain PSS Sleman itu memenuhi sejumlah syarat.
Salah satunya, melakukan semua treatment pemulihan dengan disiplin.
Lalu, menjaga kondisi fisiknya tetap bugar.
”Kami akan terus memantau perkembangan Thales,” ucap alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.
Nanang mengatakan, tim medis akan berusaha maksimal dalam proses pemulihan pemain berusia 31 tahun itu.
Pelatih Arema FC Joel Cornelli mengatakan, cedera Thales yang memakan waktu pemulihan lama merupakan kabar kurang bagus untuk timnya.
Menurutnya, lini pertahanan Arema FC sangat membutuhkan kehadiran pemain berusia 31 tahun itu.
”Saya sebelumnya berharap Thales bisa kembali. Karena pertandingan-pertandingan ke depan penting bagi tim,” ucapnya.
Apalagi, dalam laga kemarin Wiliam Marcilio terlihat mengalami problem kaki.
Penggawa tim nomor punggung 10 itu ditandu keluar pada menit 24.
Sebelumnya, Arema FC kehilangan Dafa Fahis dan Syaeful Anwar akibat pemulihan cedera.
Meski begitu, Joel tidak mau mengeluh.
Mantan Juru taktik Al-Riyadh itu percaya pemain belakang yang tersedia bisa membantu tim.
”Kami punya pemain-pemain berkualitas. Siapa saja yang bermain akan memberikan terbaik untuk tim,” katanya.
Dia mencontohkan Bayu Aji, yang tampil spartan kemarin. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana