Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hasil Arema FC vs Persik Kediri : Rekor Minor Singo Edan Kontra Macan Putih Berlanjut

Bayu Mulya Putra • Selasa, 17 Desember 2024 | 18:10 WIB
BATAL BANGKIT: Johan Ahmat Farizi (kanan) berebut bola dengan penggawa Persik Kediri Riyatno Abiyoso dan Majed Osman di laga kemarin sore (16/12).
BATAL BANGKIT: Johan Ahmat Farizi (kanan) berebut bola dengan penggawa Persik Kediri Riyatno Abiyoso dan Majed Osman di laga kemarin sore (16/12).

KEDIRI - Singo Edan kembali menelan pil pahit di derby Jatim.

Kemarin sore (16/12), Dalberto dkk kalah tipis 01 atas Persik Kediri.

Skor itu mengulang hasil buruk dua pekan sebelumnya.

Saat itu, Arema FC juga takluk dengan skor tipis 23 atas Persebaya Surabaya.

Kekalahan kemarin membuat Singo Edan meneruskan catatan negatif saat bertemu tim berjuluk Macan Putih Di tiga pertandingan sebelumnya, Dedik Setiawan dkk juga menelan kekalahan.

Terakhir pada November 2023 lalu, Singo Edan takluk 01 atas Persik Kediri.

Hasil minor kemarin juga membuat misi bangkit Arema FC tertunda.

Sejauh ini, dari tiga pertandingan terakhir, mereka baru bisa mendulang satu poin.

Peringkat Singo Edan di klasemen jatuh ke posisi sembilan, dengan koleksi 22 poin.

Sebelumnya, mereka menempati posisi tujuh.

Pasca laga, Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli mengatakan, kedua tim sebenarnya samasama kuat.

Namun, di beberapa aspek, Persik Kediri mampu unggul.

Keunggulan itu yang membuat Persik bisa meraih kemenangan di laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri itu.

Pernyataan juru taktik asal Brazil itu selaras dengan catatan statistik dari operator Liga 1.

Macan Putih mampu tampil dominan secara penguasaan bola.

Mereka mencatatkan persentase 56 persen.

Mereka juga lebih banyak melakukan kreasi peluang.

Catatannya sebanyak 11 kali. Sementara Singo Edan hanya lima kali.

”Kami sudah berusaha untuk mencetak gol dan meraih kemenangan.

Tapi kenyataan yang terjadi berbeda dari harapan,” kata Joel.

Juru taktik berusia 57 tahun itu turut menyoroti kekurangan timnya di tiga pertandingan terakhir.

Yakni mereka selalu kebobolan pada pengujung laga.

Juga masih ada beberapa kesalahan individu.

Pada pertandingan kemarin, Lucas Frigeri kebobolan lewat sepakan Mohammad Khanafi pada menit ke87.

Gol itu berawal dari kontrol kurang sempurna dari Bayu Aji.

”Tentu, kami sedih dengan hasil kurang memuaskan hari ini (kemarin),” imbuh dia.

Mereka masih mempunyai kesempatan untuk melunasi hasil kurang maksimal di tiga laga sebelumnya.

Masih ada dua pertandingan yang tersisa di paro pertama musim ini.

”Target kami masih sama, meraih kemenangan di setiap laga,” tutur dia.

Sementara itu, Pelatih Kepala Persik Kediri Marcelo Rospide cukup puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya.

Mereka bisa kembali ke jalur kemenangan seusai kalah atas Persebaya Surabaya, pekan lalu.

”Kemenangan ini merupakan bukti tim kami terus berproses menjadi lebih baik,” ungkap dia.

Pelatih berusia 53 tahun itu mengatakan, Arema FC merupakan tim yang bagus.

Mereka dipenuhi pemain pemain berkualitas.

Namun, anak asuhnya bekerja lebih keras sepanjang pertandingan untuk menang.

”Saya rasa, kami pantas mendapatkan hasil positif ini,” tutur Marcelo.

Di pertandingan selanjutnya, Arema FC akan bertemu tim promosi PSBS Biak.

Laga itu akan berlangsung di Stadion Soepriadi, Blitar, 21 Desember nanti.

Singo Edan mempunyai waktu persiapan selama lima hari.

Jeda tersebut lebih panjang ketimbang sebelumnya. (tio/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC vs Persik Kediri #Macan putih #Singo Edan