MALANG KOTA - Keran gol para penyerang Arema FC mulai tersendat.
Dalam tiga laga terakhir di BRI Liga 1, striker Singo Edan puasa mencatatkan skor.
Akibatnya, sumber gol tim hanya bergantung kepada Wiliam Marcilio selama waktu itu.
Kondisi tersebut tidak menguntungkan untuk Arema FC.
Itu karena, Singo Edan kesulitan mencetak gol saat Wiliam tidak dalam performa terbaik.
Laga melawan Persik Kediri, Senin lalu (16/12), menjadi contohnya.
Saat itu, Arema FC gagal mencetak gol sampai akhir laga seusai Wiliam ditarik keluar pada menit 24.
Sedangkan pada laga sebelumnya, Arema FC sulit menciptakan gol tambahan saat Wiliam mendapat pengawalan ketat dari pemain Persis Solo.
Akibat itu, Choi Bokyung dkk harus rela akhiri laga dengan skor 11.
Dua hasil itu, membuat Arema FC puasa kemenangan dalam tiga laga terakhir.
Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli mengatakan, naik dan turunnya performa pemain atau tim, merupakan hal yang bisa terjadi.
Karena itu, dirinya enggan menyalahkan pemain.
Dia optimistis, penggawa Singo Edan bisa segera bangkit.
Salah satu aspek yang membuat dirinya optimistis adalah kualitas pemain.
Dia melihat, penyerang lokal dan asing di skuad Singo Edan punya kemampuan dan pengalaman menciptakan gol di kompetisi.
”Pada awal musim ini kami kesulitan cetak gol, lalu bisa mengubahnya.
Saat ini mungkin tantangan itu kembali terjadi,” jelasnya.
Berdasar catatannya, dalam dua laga awal BRI Liga 1, para penyerang Arema FC tidak mencetak gol.
Perlu menunggu sampai pekan ke3 kompetisi untuk striker tim mencatatkan namanya di papan skor.
Menurutnya, fokusnya saat ini bukan melihat ke belakang.
Statistik yang kurang baik itu akan diperbaiki selama menjalani persiapan sebelum melawan PSBS Biak, Sabtu nanti (21/12).
Ada dua cara yang akan digunakannya mengatasi problem itu.
Pertama mencari opsi lain dalam membobol gawang lawan.
Caranya dengan memaksimalkan bola mati dan mencari variasi komposisi pemain mengisi lini depan.
Langkah kedua memperbaiki hal itu dengan kembali mengasah penyelesaian akhir.
”Pada laga lalu (lawan Persik, red) kami punya peluang, tapi belum mampu menjadi gol,” katanya.
Sementara itu, Dalberto Luan Belo menyadari perlu terus meningkatkan performa.
Dia melihat, laga selanjutnya punya tantangan baru.
”Tujuan utama saya, bersama dengan rekan tim lain membantu Arema FC menang,” jelas dia.
Sedang terkait gol, dia tidak ingin terus puasa mencatatkan namanya di papan skor.
Dia akan mencari solusi mengatasi hal tersebut.
Tapi, dia tidak keberatan saat pemain Singo Edan lain yang membuat gol.
”Saya akan berkomunikasi dengan rekan tim supaya bisa lebih kompak,” ungkap Dalberto.
Saat ini mantan pemain Madura United itu sudah menciptakan delapan gol. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana