PRESTASI Atlet Catur Kota Malang Claretta Nathania Handoko bertambah.
Siswi SMPK Frateran Malang itu, berhasil meraih prestasi di kejuaraan internasional.
Dia meraih medali perak dalam ajang Fédération Internationale des Échecs (FIDE) Rate Standar and Blitz 2024, 15 Desember lalu.
Seusai meraih capaian itu, Retta tidak akan bisa bersantai.
Itu karena, dia akan gabung ke pusat pelatihan nasional (Pelatnas) Januari 2025 nanti.
Kepada Jawa Pos Radar Malang, atlet berusia 13 tahun itu menjelaskan, sudah harus bergabung di Pelatnas PB Percasi di Jakarta, bulan depan.
Retta akan mewakili Indonesia di berbagai kejuaraan tingkat Asia selama 2025.
Lewat kesempatan itu, dia mempunyai kesempatan mengoleksi lebih banyak poin di turnamen bertaraf internasional.
Poin itu akan menjadi tolak ukur untuknya bisa menyandang gelar sebagai pecatur level lebih tinggi.
”Harapan saya bisa menyandang gelar FIDE Master nanti,” ujarnya.
Sebagai informasi, FIDE Master gelar ketiga tertinggi dalam dunia catur Internasional.
Saat ini Retta menyandang status sebagai Master Indonesia.
Retta mengatakan, akan berusaha semaksimal mungkin selama Pelatnas di Jakarta.
Dirinya sadar, bergabung di Pelatnas bukanlah hal yang mudah.
Banyak pecatur di Indonesia yang bersaing memperebutkan kesempatan itu.
”Saya tidak boleh menyianyiakan pengalaman yang berharga itu,” ucapnya.
Ketua Percasi Kota Malang Tatit Budi Sucahyo menjabarkan, selain Retta terdapat satu atlet Kota Malang yang bergabung Pelatnas.
Sosok itu, Arjuna Satria Pamungkas.
”Mereka berdua samasama mendapatkan emas di Kejurnas 2024,” ujarnya. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana