Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pelatih Kepala Arema FC Ubah 50 Persen Starting Eleven, Tiga Pemain Pilar Absen Lawan PSBS Biak

Galih R Prasetyo • Kamis, 19 Desember 2024 | 18:17 WIB
HARUS BEREKSPERIMEN: Samuel Balinsa (tengah) berusaha lepas dari penjagaan Bayu Setiawan (kiri) dan Iksan Lestaluhu dalam sesi latihan di Lapangan Universitas Brawijaya, kemarin.
HARUS BEREKSPERIMEN: Samuel Balinsa (tengah) berusaha lepas dari penjagaan Bayu Setiawan (kiri) dan Iksan Lestaluhu dalam sesi latihan di Lapangan Universitas Brawijaya, kemarin.

 

 

MALANG KOTA - Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli dituntut putar otak menentukan starting eleven melawan PSBS Biak. 

Itu karena, sejumlah pemain andalan tim belum bisa dipastikan bermain pada laga, 21 Desember tersebut. 

Kemarin terlihat, Wiliam Marcilio, Thales Lira, dan Jhon Alfarizi absen saat tim berlatih di Lapangan Universitas Brawijaya. 

Wiliam dan Thales hanya menyaksikan rekan tim berlatih. 

Sedangkan, Jhon tidak terlihat hadir dalam sesi latihan tersebut. 

Sebelumnya, Thales mengalami problem pinggang. 

Sedangkan, Jhon dan Wiliam punya permasalahan kaki di laga lawan Persik Kediri, 16 Desember lalu. 

Sebelumnya, Arema FC ditinggal Achmad Maulana dan Arkhan Fikri gabung Timnas Indonesia untuk berlaga ASEAN Cup 2024. 

Syaeful Anwar dan Daffa Fahis masih pemulihan cedera. 

”Saya rasa lebih dari 50 persen komposisi tim ini (lawan Persik, red) akan berubah,” ucap Pelatih Kepala Arema FC Joel Cornelli. 

Menurutnya, pemain yang alami problem kaki tidak akan dipaksakan berlaga. 

Alasannya, tim pelatih takut cedera peng gawa Singo Edan tidak kunjung pulih. 

Sampai kemarin, Joel juga belum mendapat lampu hijau dari tim medis memainkan Wiliam, Thales, dan Jhon di laga selanjutnya. 

Ketiga nama itu sengaja diberikan waktu recovery lebih panjang. 

Joel mengatakan, situasi itu memberikan tantangan untuk timnya. 

Dirinya dan tim pelatih harus memilih pemain pengganti yang tepat untuk membuat tim tetap bertaji. 

Menurutnya, penentuan komposisi lini tengah cukup menyulitkan dibandingkan posisi lain. 

”Karena di Arema FC hanya ada satu playmaker yaitu Wiliam dari delapan gelandang,” ungkap juru taktik berusia 57 tahun itu. 

Dalam tiga terakhir, dia tidak menampik peran pemain asal Brasil itu krusial. 

Wiliam sukses menjadi sumber gol tim dan motor serangan. 

Karena itu, dirinya akan melakukan eksperimen starting eleven dalam masa persiapan sebelum melawan PSBS Biak. 

Joel akan mencari komposisi lini tengah yang berbeda dari sebelumnya. 

Dia akan mencoba beberapa skema dengan Jayus Hariono, Shulton Fajar, Dendi Santoso, Muhammad Rafli, Pablo Oliveira, dan Julian Guevara. 

Mengisi posisi lini belakang, Choi Bo-kyung akan coba berduet dengan Bayu Aji dan Anwar Rifai. 

Rifad Marasabessy dan Bayu Setiawan diproyeksikan mengisi full back

Meski begitu, Joel tetap optimistis Arema FC bisa menampilkan permainan terbaik saat menjamu PSBS Biak nanti. 

Menurutnya, saat ini yang paling penting terus termotivasi untuk menang. 

Di tempat terpisah, Fisioterapi Arema FC Reta Arroyan mengatakan, Wiliam mengalami dua problem. 

Pertama, di bagian ankle kaki.

”Dia juga ada problem adductor,” katanya. 

Otot adductor adalah sekelompok otot yang membentang dari tulang panggul hingga ke paha bagian dalam dan lutut. 

Meski begitu, dia belum bisa memastikan Wiliam bakal absen di laga selanjut nya. 

”Tim medis akan terus memantau kondisinya,” kata dia. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#psbs biak #Arema FC #Starting Eleven #Pelatih Kepala Arema FC