RADAR MALANG - Pacific Caesar Surabaya telah mengumumkan amunisi pemain asing terakhirnya.
Pacific Caesar Surabaya resmi memperkenalkan Malick Diouf sebagai pemain baru pada Rabu (18/12) kemarin.
Itu disampaikan melalui unggahan dalam Instagram resmi Pacific Caesar Surabaya.
Lantas, seperti apa riwayat karier Malick Diouf?
Lahir di Senegal, pria dengan tinggi 210 cm ini sebelumnya sering menghabiskan waktu untuk bermain di Filipina.
Tepatnya di University Athletic Association of the Philippines (UAAP).
Dalam liga itu, Diouf sempat membela Universitas Centro Escolar dan University of Philippines (UP) Fighting Maroons.
Diouf berhasil membawa UP Fighting Maroons jadi juara UAAP untuk pertama kalinya dalam 36 tahun terakhir.
Selain itu, ia juga pernah dinobatkan sebagai Most Valuable PLayer (MVP) dalam liga itu pada 2022 lalu.
Pacific Caesar akan menjadi tim kedua dalam jenjang karier profesional Diouf.
Sebelumnya, ia pernah membela Zamboanga Valientes di Filipina.
Bahkan, Diouf pernah bermain bersama DeMarcus Cousins di sana.
Cousins merupakan mantan bintang NBA yang dominan.
Sehingga, kehadirannya saat itu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan Diouf.
Dengan mengambil Diouf, Pacific Caesar ingin serius berbenah di IBL 2025 ini.
Pasalnya, Diouf merupakan pemain yang sangat unik.
Musim lalu, Pacific Caesar menduduki posisi paling bawah di papan klasemen IBL.
Mereka hanya memenangi tiga pertandingan saja.
Sehingga, Pacific Caesar mencatat rekor menang kalah 3-23 musim lalu. (CLEMENS KRISTO BUDIUTOMO)
Editor : Aditya Novrian