PERTANDINGAN grup G Liga 4 zona Jawa Timur musim ini akan segera digulirkan.
Itu karena, Asprov PSSI Jatim dan Arema Indonesia sudah mencapai kesepakatan mengenai perubahan nama.
Untuk sementara, akan menggunakan nama Arekmalang Indonesia selama mengarungi kompetisi.
Sebelumnya, pertandingan grup G sempat ditunda pada 6 Januari lalu.
Itu sebagai respons PSSI pusat terkait somasi PT AABBI ke Asprov PSSI Jatim dan PT Arema Indonesia.
Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim Amir Burhannudin menjelaskan, pada tanggal 6 Januari lalu, PT Arema Indonesia mengirim surat untuk mengubah sementara nama klub menjadi Arekmalang Indonesia.
Nama itu dilihat Asprov PSSI Jatim aman dari sanksi hukum.
”Kalau pakai nama Arekmalang Indonesia, kami melihat bisa terhindar dari peringatan pihak lain,” jelas dia.
Dengan kesepakatan itu, Amir mengatakan, kemarin pihaknya sudah mengeluarkan surat keputusan mengenai perubahan nama sementara Arema Indonesia.
”Nanti di website, media sosial, dan agenda Asprov akan menyesuaikan dengan nama itu,” kata dia.
Menurutnya seusai langkah itu, pada 7 Januari lalu pihaknya sudah bersurat ke PSSI pusat terkait perubahan nama sementara Arema Indonesia.
Itu dilakukan dengan tujuannya, supaya pertandingan grup G Liga 4 Jatim bisa segera digelar.
”Saat ini kami dalam penyusunan dan koordinasi mengenai penyelenggaraan laga,” ungkap dia.
Sementara itu, Kuasa Hukum PT Arema Indonesia Supriarno menegaskan, perubahan nama itu hanya sementara.
Sembari menunggu proses hukum yang akan dilakukan pihaknya.
Dia mengatakan, pihaknya bersedia mengubah sementara nama klub supaya laga Liga 4 grup G bisa berjalan.
”Kami melihat pemain-pemain kami nanti bisa nganggur. Lalu tim-tim lain juga tidak bisa bertanding,” tutur dia.
Saat ini, pihaknya tinggal menunggu surat dari PSSI pusat untuk mengurus beberapa syarat administratif demi bisa menggelar laga Liga 4. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana