MALANG - Tim Liga 4 asal Malang Blayu FC enggan dirugikan penundaan kompetisi.
Mereka ingin laga grup G segera digulirkan.
Tim asal Lawang, Kabupaten Malang itu, sudah 100 persen siap untuk berlaga di Liga 4 zona Jawa Timur.
Sebagai informasi, sebelumnya semua laga grup G Liga 4 zona Jatim ditunda.
Termasuk pertandingan perdana mereka kontra Arema Indonesia, 6 Januari lalu.
Penyebabnya, permasalahan somasi hak merek yang diterima Arema Indonesia dan Asprov PSSI Jatim.
Direktur Utama Akademi Blayu FC Dimas Prasetya mengatakan, sangat kaget dan kecewa dengan kejadian tersebut.
Itu karena, Blayu FC ikut dirugikan.
Padahal permasalahan tersebut berasal dari pihak-pihak di luar timnya.
”Pada waktu itu kami dari Lawang ke Kota Malang dan sudah siap tanding, tapi malah ditunda,” kenangnya.
Akibatnya, harus mengubah rencana tim dalam beberapa hari selanjutnya.
Karena kapan kompetisi itu digulirkan sempat tidak jelas.
Jadwal grup G Liga 4 zona Jatim akhirnya ditunda selama lima hari.
Akan kembali dilaksanakan hari ini (11/1) di Stadion Gajayana.
”Kami berharap, semua pihak bisa move on dan kembali menjalankan kompetisi dengan baik,” jelas dia.
Bagi Blayu FC ada hal yang lebih penting ke depan.
Yaitu, upaya pembinaan pemain muda di Jatim.
Muaranya nanti perkembangan sepak bola nasional yang lebih maju.
”Dengan tambahan waktu persiapan, Blayu FC sudah siap untuk meramaikan Liga 4 musim ini,” jelasnya.
Dimas mengatakan, timnya sudah maksimal mengembangkan aspek fisik, mentalitas, dan tactical.
Saat laga nanti sore, Blayu FC memasang target bisa mencuri satu poin.
Bagi mereka kemenangan di laga nanti adalah sebuah bonus. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana