Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Daffa-Syaeful Arema FC Kembali Berlaga Musim Depan

Galih R Prasetyo • Selasa, 14 Januari 2025 | 19:40 WIB
FOKUS PEMULIHAN: Syaeful Anwar (kiri) menjalani penguatan kaki bersama fisioterapi tim Reta Arroyan di Lapangan Universitas Brawijaya, beberapa waktu lalu. SATRIA CAHYONO FOR RADAR MALANG
FOKUS PEMULIHAN: Syaeful Anwar (kiri) menjalani penguatan kaki bersama fisioterapi tim Reta Arroyan di Lapangan Universitas Brawijaya, beberapa waktu lalu. SATRIA CAHYONO FOR RADAR MALANG

MALANG KOTA – Arema FC akan mengarungi sisa kompetisi musim ini tanpa dua center back lokal. 

Daffa Fahis dan Syaeful Anwar harus menepi sampai BRI Liga 1 2024/2025 selesai. 

Itu akibat, keduanya perlu menjalani pemulihan yang panjang seusai menjalani operasi. 

Sebagai informasi, Daffa mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) sejak awal musim ini. 

Dia menjalani proses operasi lutut pada Oktober lalu. 

Sedangkan Syaeful yang mengalami problem kaki yang sama, naik meja bedah pada bulan November lalu. 

Karena itu, mantan pemain Semen Padang tersebut tidak pernah berada di tim. 

Dia mengalami cedera itu seusai tampil di laga melawan Persija Jakarta, 26 Oktober lalu. 

”Pemulihan operasi itu (cedera ACL, red) memakan waktu yang sangat lama,” tutur Dokter Tim Arema FC Nanang Tri Wahyudi. 

Dia memperkirakan proses penyembuhannya perlu waktu sekitar delapan bulan. 

Karena itu, Syaeful dan Daffa diprediksi kembali berlaga pada kompetisi musim 2025/2026 mendatang. 

Nanang mengatakan, pemulihan cedera ACL tidak bisa dilakukan dengan sembarang dan terburu-buru. 

Wajib berjalan secara bertahap dan disiplin. 

Tujuannya, supaya proses pemulihan berjalan dengan maksimal dan tidak ada resiko cedera tambahan. 

”Saat ini Daffa dan Syaeful sudah di tahap fisioterapi,” jelasnya. 

Dalam tahap itu, kedua pemain itu akan mengembalikan fungsi gerak lutut seperti sebelumnya. 

Dengan gerakan-gerakan ringan untuk menjaga kekuatan otot dan tulang. 

Seusai itu, kedua pemain akan menjalani tahap dengan gerakan-gerakan yang lebih berat dan intens. 

Supaya mampu melakukan aktivitas sepak bola. 

Mulai berlari, menendang, sampai melompat. 

”Kami akan pantau dengan teliti, supaya tidak lagi ada yang kambuh,” tuturnya. 

Nanang menjelaskan, dalam kondisi tersebut klub tidak pernah meninggal pemain. 

Penggawa Singo Edan yang mengalami problem kaki parah selalu mendapat penanganan yang maksimal. 

Selama berkarier di jagat sepak bola nasional, Daffa baru musim ini mengalami cedera ACL. 

Sedangkan Syaeful, sempat mengalami problem itu musim 2022 lalu. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #operasi #BRI Liga 1 2024 2025 #menepi #Pemulihan #Syaeful Anwar #Center Back #Daffa Fahis